fbpx
BirokrasiJembrana

Pelabuhan Gilimanuk Cek Kelaikan Kapal Laut Jelang Arus Mudik Lebaran

Jembrana, mediapelangi.com – Guna memperlancar arus mudik lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (29/5/2017) Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk memeriksa kelaikan kapal, alat keselamatan yang dimiliki kapal menjadi hal utama yang disidak Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk.

Disamping itu, hal itu dilakukan juga untuk mengantisipasi kecelakaan laut saat arus mudik lebaran nanti akibat kondisi kapal yang tidak laik berlayar. Sidak dan pengecekan ini dipimpin langsung Kepala Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk I Made Astika.

Petugas mengecek tali dan rantai pengikat kendaraan berat pada badan kapal, hal ini dimaksudkan guna memastikan kendaraan tidak bergerak saat cuaca buruk yang bisa mengakibatkan beban kapal tidak seimbang dan tenggelamnya kapal.

Selain mengecek tali dan rantai pengikat kendaraan, hal utama yang menjadi sasaran sidak petugas syahbandar adalah alat keselamatan didalam kapal.

Petuga syahbandar juga memastikan alat keselamatan didalam kapal memadai dan layak untuk digunakan. Mesin kapal termasuk instalasi kelistrikan didalam kapal juga tidak luput dari pemeriksaan petugas syahbandar.

Baca Juga:  Tingkatkan Nilai Ekonomi, Ajak Masyarakat Buleleng Mendaftarkan Kekayaan Intelektual

Salah seorang nahkoda Kapal, Agni Brahmana mengaku jelang mudik lebaran ini pihaknya akan memerintahkan para ABK untuk selalu melakukan pengecekan penumpang. Kapal sejalur nusa yang dikemudikannya juga telah menyiapkan jaket keselamatan sebanyak hampir 200 buah, plampung 19buah, serta perahu boat  2 unit yang siap digunakan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.“Kita siapkan untuk mudik ini untuk abk kita layani penumpang dengan keliling control agar penumpang tidak aa yang duduk di relling atau diatas. Kendaraan juga kita lising. Saat ini kan lagi ombak,jadi makanya kita kasi lasingan supaya tidak mengggu muatan disampingnya,” ungkapnya.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, Made Astika mengaku pengecekan dan pengawasan kapal laik berlayar ini rutin dilakukan guna memastikan kesiapan angkutan mudik saat arus mudik lebaran nanti. ”Kita sudah lakukan pengawasan kelaikan kapal. Pada hari h kita bisa fokus pengaturan waktu dan jumlah. Walaupun saat hari h nanti kita tetap melakukan pengawasan,siapatahu namanya nahkoda juga manusia lupa bawa dokumen dan ini kita akan antisipasi sebelumnya itu,” paparnya.

Sidak kelaikan kapal ini akan terus dilakukan syahbandar pelabuhan gilimanuk jelang dan sesudah arus mudik nanti. Dan dari sidak yang dilakukan senin siang petugas tidak menemukan kapal yang tidak laik berlayar.

Walaupun nantinya ditemukan kapal yang tidak laik berlayar, pihak syahbandar akan meminta perusahaan kapal untuk tidak mempergunakan kapal yang tidak laik berlayar demi keselamatan warga yang akan menyebrang dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (*)

Berita Terkait

Back to top button
error: Konten ini terlindungi.