fbpx
KlungkungSosial

Bupati Suwirta Buka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99

Klungkung (Mediapelangi.com)-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Tahun di Kabupaten Klungkung di buka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Selasa, (4/6/2017).

TMMD dilaksanakan di Desa Besan, Kec. Dawan, Kab. Klungkung dengan tema : “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”.

Hadir dalam acara pembukaan TMMD ke-99 Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, Asisten Kodam IX dan para Kabalak Kodam IX/Udayana, FKPD Kabupaten Klungkung, Para Dandim jajaran Korem 163/Wirasatya, Kasiter Korem 163/Wirasatya, Kepala BKKBN Provinsi Bali, Kepala Pengadilan Klungkung, Wakil Ketua DPRD  Klungkung Ir Nengah Arianta, Jajaran SKPD, tokoh masyarakat dan adat serta 1000 orang masyarakat se- Kecamatan Dawan.

Baca Juga:  Jatiluwih Resto Berbagi Kepedulian untuk Lansia di Desa Penebel

Dalam amanatnya Gubernur Bali yang dibacakan oleh Bupati Klungkung, menyampaikan bahwa TMMD dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan masyarakat sekaligus membangun keswadayaan dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, perubahan sikap masyarakat menuju revolusi mental, serta wahana bagi TNI  dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa serta serta seluruh lapisan masyarakat yang dituangkan dalam tiga pilar revolusi mental yaitu; integritas, etos kerja dan gotong royong. Pada kesempatan ini Gubernur Bali mengajak segenap masyarakat bersama TNI untuk meningkatkan kuwalitas pengabdian kepada daerah melalui semangat kebersamaan dan gotongroyong dalam menjaga ketahanan masyarakat, tulis Gubernur Bali Mangku Pastika.

Di Desa Besan, TMMD akan membangun akses jalan  menuju Pura Puncak Sari sepanjang 1.415 meter dan program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Perbekel Desa Besan I Made Surata Gp. Menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 1610/Klungkung dengan dibukanya jalan menuju Pura Puncak Sari sehingga memudahkan akses masyarakat melaksanakan Ibadah ke Pura. Sebab selama ini masyarakat harus melewati jalan yang licin, ungkapnya. (*/mp).

Berita Terkait

Back to top button
error: Konten ini terlindungi.