fbpx
BangliBirokrasi

18 Orang Petani Tembakau Bangli Wakili Study Tiru Di Sumedang

Bangli,Mediapelangi.Net-Untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas tembakau yang baik.

Melihat Kabupaten Bangli sebagai penghasil tembakau yang memiliki potensi sangat besar untuk pengembangan tanaman tembakau khususnya tembakau rakyat yang telah lama diusahakan oleh petani namun dalam skala kecil dan masih dilakukan secara tradisional.Hal inilah yang mendorong Pemerintah  Daerah Bangli melalui Dinas Pertanian , Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli mengajak 18 orang petani tembakau yang mewakil 6 kelompok  petani tembakau  di Kabupaten Bangli.

Bertempat di Kantor Pelelangan Dewan Cabang Asosiasi Pengusaha Tembakau Nasional (DPC.APTN) Tanjung Sumedang Jawa Barat. kedatangan rombongan study tiru yang dipimpin oleh Kepala  Dinas Pertanian , Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli Ir. I Wayan Sukartana, M.Si di dampingi Kepala Bappeda Peneliti dan Pengembangan Kab. Bangli Drs. I Nyoman Widiana,M.Pd.H , Kepala Dinas Sosial Drs I Nengah Sukarta  diterima Yosep Suhayat Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan  Pangan Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Suhayat mengatakan walau masih banyak kekurangan dalam pengolahan tembakau namun berkat keuletan dan semangat petani tembakau Sumedang tak kenal lelah untuk mencoba dan terus mencoba akhirnya menghasilkan kualitas tembakau yang baik apalagi untuk pengolahan dan sistem lelang tembakau telah tertata rapi,  dan kualitas tembakau Sumedang sangat bagus baik kwalitas dan rasa memang jauh berbeda dengan tembakau-tembakau daerah lain dan ini terbukti begitu banyaknya pesanan dari daerah lain”jelasnya

Lanjut dikatakan, tak di pungkiri semua ini berkat keterampilan dan  teknik pengolahan terkonsep dilakukan oleh petani itu sendiri disamping adanya pendampingan pelatihan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Menurut Sukartana selaku pimpinan rombongan mengungkapkan kegiatan study tiru ini dilaksanakan untuk petani tembakau khususnya dan umumnya untuk petugas teknis bisa mengetahui dan memahami teknis budidaya tembakau , pasca panen , meningkatkan produksi , produktivitas dan pembuatan rokok tradisional yang baik dan benar sehingga bisa meningkatkan hasil dengan mutu dan tembakau yang berkwalitas yang nantinya diharapkan dapat bersaing di pasaran.

Disamping itu Sukartana menambahkan adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan study tiru ini tentang teknik budidaya tembakau yang baik dan benar disamping untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan petani atau petugas dalam pengembangan tembakau baik pengetahuan tentang cara pengolahan  pemasaran hasil tembakau, yang nantinya dapat tiru dan di kembangkan di Kabupaten Bangli.”imbuhnya.

Baca Juga:  Reforma Agraria Summit 2024 di Bali: AHY Ajak Peserta Nikmati Keindahan Alam

Dalam kesempatan ini rombongan Petani tembakau  berkesempatan melihat langsung proses pelelangan tembakau, berkunjung ke home industri pengepakan tembakau Perusahaan Rokok Bunga Kembar dan mencoba mempraktekkan tekhnik pembuatan rokok linting tradisional.

Menurut salah seorang petani tembakau I Kadek Badra dari kelompok Tani Buana Sari Kintamani,Desa Langgahan dirinya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli dengan adanya study tiru ini.  Hal ini sangatlah baik guna menambah wawasan dan ilmu lebih di Sumedang apalagi kita langsung melihat teknik dan cara pengolahan tembakau dari penanaman , pemetikan , merajang, penjemuran sampai ke pengepakan tetapi tetap menjaga kualitas tembakau dengan baik sampai untuk di ekspor amatlah luar biasa.”ungkapnya.

Badra menambahkan petani kita yang di Bangli terkendala dengan pemasaran, untuk itu ia berharap kedepannya pemerintah Kabupaten Bangli dapat memfasilitasi pemasaran hasil petani tembakau Bangli”pungkasnya.(*mp-eka-nt).

Berita Terkait

Back to top button
error: Konten ini terlindungi.