fbpx
Tabanan

Bupati Eka Hadiri Ngenteg Linggih di Pura Dalem Galiukir Pupuan

Tabanan, mediapelangi.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri karya ngenteg linggih, padudusan agung nawa ratna, tawur balik sumpah, wraspati kalpa agung, di Pura Dalem Galiukir Pupuan, Sabtu (14/10). Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Sekda Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, anggota DPRD Tabanan, unsur muspika, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Bupati Eka dalam sambutannya mengajak umat sedarma khususnya warga Desa Pakraman Galiukir bersatu padu dalam membangun Pura, karena dengan persatuan apapun dapat terwujud dan terlaksana dengan baik.

“Membangun  pura sebesar ini kalau tidak bersatu mustahil bisa terwujud. Pura ini tempat kita memohon, tempat kita memuja dan berlindung kepada Nya, jangan hanya dibangun dengan megah dan upacaranya megah tetapi setelah itu tidak dirawat. Jangan berhenti sampai disini dan teruslah berbuat bersama demi kesejahteraan masyarakat semua disini,” ujar Bupati Eka.

Baca Juga:  Tabanan Sambut Study Lapangan PKP Mahkamah Agung RI

Sementara itu Ketua Panitia I Made Sandiadnya, dalam laporannya mengatakan karya ini terlaksana karena seluruh bangunan pelinggih, kori agung, dan penyengker sudah selesai dipugar yang mana pengerjaannya dilakukan dua tahap. Sementara untuk  sumber dana bersumber dari iuran dan donatur.

“Dana bersumber dari iuran per KK, yang disini jumlahnya 560 KK. Sumber dana lainnya dari dana BKK Provinsi Bali, dan donatur, semuanya terkumpul dana sebesar 1.5 Miliyar lebih, termasuk di dalamnnya dana untuk karya ini yang menghabiskan 825 juta rupiah,” jelasnya.

Baca Juga:  Sekda Dewa Indra Tegaskan Komitmen Pemprov Bali untuk Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Pihaknya tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Eka dan semua pihak yang telah hadir dalam mendukung kegiatan karya tersebut.

“Terima kasih kepada semuanya. Saya berharap semua bisa mendoakan agar karya ini berjalan lancar,” imbuhnya.

Karya Ngenteg Linggih ini dipuput oleh Ida Resi Gablogan dari Bajera. Puncak karya akan berlangsung 17 Oktober mendatang. Setelah acara persembahyangan selesai, Bupati dan undangan menyaksikan tari rejang renten yang persembahan dari Ibu-Ibu PKK Galiukir. (hmstbn/ay)

Berita Terkait

Rekomendasi Berita
Close
Back to top button
error: Konten ini terlindungi.