fbpx

Wabup Sutjidra Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Sanggalangit

BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG menyerahkan  bantuan kepada korban kebakaran Bapak Agus di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Senin (20/06). Penyerahan bantuan ini, merupakan bentuk hadirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah.

Sutjidra memaparkan, kebakaran menimpa bangunan toko yang dipergunakan untuk berjualan sembako oleh Bapak Agus. Kebakaran terjadi pada Sabtu, (18/06), yakni pada Hari Raya Kuningan. Atas nama pribadi dan Pemkab Buleleng, Sutjidra menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa Agus.

“Kami prihatin. Ini toko dipakai untuk tempat berjualan, berdagang, mencari nafkah. Jadi ke depan masyarakat agar berhati-hati sekali apalagi sekarang dengan cuaca yang anginnya kencang ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Pogram Reforma Agraria di Masa Pemerintahan Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace Terus Berlanjut di Desa Sumberklampok

Musibah kebakaran masih kerap menimpa warga di Kabupaten Buleleng. Umumnya, penyebabnya adalah arus pendek listrik atau sumber api kecil seperti dupa. Ia mengharapkan, semua masyarakat semakin berhati-hati. Dengan cara memastikan seluruh api atau arus listrik dimatikan. Apalagi jika akan meninggalkan rumah.”Kami mengimbau melalui Camat dan Kepala Desa, agar setelah sembahyang, dupanya dapat dimatikan. Sehingga meminimalisir risiko,” kata dia.

Sutjidra yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Buleleng, menyampaikan bahwa pihaknya bersama PMI terus menerus memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pertolongan pertama menghadapi musibah ini. “Apa yang harus diwaspadai dan dilakukan untuk mencegah, dan bagaimana bertindak saat mengetahui kebakaran,” paparnya.

Baca Juga:  Pakis Bali Gelar Aksi Sosial Untuk Warga Bangli di Desa Penglipuran

Sementara, Agus memaparkan Toko Sembako miliknya rusak berat akibat kebakaran. Seluruh barang dagangan habis dilalap api. Ia menjelaskan bahwa kebakaran terjadi siang hari usai sembahyang di tokonya tersebut. “Setelah sembahyang saya tinggal pulang. Ada yang cari ke rumah. Saya kesini buka pintu sudah habis semua. Itu kurang lebih 30 menit sejak saya tinggal. Sudah habis semua, ” paparnya

Ditanya mengenai penyebab pasti kebakaran, Agus menyatakan tidak tahu pasti. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, Agus mengalami kerugian materil karena seluruh barang dagangannya terbakar. “Perkiraan saya, barang saja 150 juta ini belum lagi bangunannya.Saya jualan sembako, toko ini saya kontrak,” ucapnya.[*]

error: Konten ini terlindungi.