fbpx

Bupati Tabanan Dukung Parade Budaya Festival Pantai Kelecung

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendukung kegiatan Parade Budaya Festival Pantai Kelecung, Desa Tegalmengkeb Selemadeg Timur, Tabanan karena memiliki dampak positif untuk generasi muda dan masyarakat di daerah itu.

“Ini merupakan upaya dan mendukung inovasi dan kreatifitas masyarakat di Tabanan guna membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),”ungkap  Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya disela-sela pembukaa Parade Budaya Festival Pantai Kelecung Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan tahunan yang telah terlaksana selama 5 kali ini dimeriahkan dengan riuh sukacita oleh masyarakat setempat.

Dengambil tema “Meliang-liang di Pantai Kelecung”, Parade Budaya ini memiliki tujuan untuk mempromosikan Desa Tegalmengkeb khususnya pantai Kelecung yang menjadi ikon destinasi pariwisata khas Tabanan.

Festival ini dimeriahkan dengan parade gong yang diikuti oleh 10 sekaa Gong Istri dari masing-masing banjar dan dari desa lainnya di Selemadeg Timur dan sebagai puncaknya yakni pementasan Tari Puspanjali masal dengan melibatkan 1600 peserta yang akan menari di pantai Kelecung.

Hal tersebut menjadi suatu keunikan yang patut menambah nilai plus, dalam upaya pelestarian adat dan budaya yang ditunjukkan oleh Desa Tegalmengkeb Selemadeg Timur.

Dalam upaya pelestarian budaya menurut Bupati asal Desa Dauh Peken, Tabanan ini tentunya dengan menonjolkan potensi wisata di Desa, dan penampilan tarian yang memukau, juga sudah sangat sesuai dengan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman ,Unggul dan Madani (AUM) dalam point pelestarian agama, adat dan seni budaya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Mulang Dasar Pembangunan Patung Wisnu Murti

Meskipun di tengah pandemic Covid-19, baginya, masyarakat Tegalmengkeb sudah mampu memberikan suguhan berupa festival budaya yang berlangsung dengan sangat baik ini.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal yang sangat positif kita laksanakan,”ujar Bupati Sanjaya.

Kabupaten Tabanan dengan beragam potensi yang dimiliki termasuk panorama yang sangat indah berdasarkan letak geografisnya serta SDM yang unggul dan hebat, menjadi sebuah anugerah yang patut disyukuri. “Salah satu gagasan membuat festival Pantai Kelecung ini perlu mendapat apresiasi karena, bisa membuktikan diri, bahwa pantai Kelecung ini juga akan tentu bisa menarik kunjungan wisata, baik dari desa sendiri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali bahkan di seluruh dunia,” Imbuhnya.

Pihaknya juga menyarankan agar festival ini mendapat publikasi yang baik, terlebih melalui media sosial. Baginya, kekuatan media sosial menjadi sarana promosi wisata yang sangat ampuh untuk memperkenalkan keindahan pantai Kelecung Tabanan hingga mampu diakui oleh Dunia. Lebih lanjut, Sanjaya juga berharap agar festival ini bisa terus dilestarikan dan disemarakkan di tahun-tahun mendatang, bahkan dengan melibatkan kolaborasi dari seluruh desa di Selemadeg Timur.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi

“Harapannya dengan ini kita bisa berbenah, kita lihat dan perhatikan sarana pendukungnya ke depan, mudah-mudahan festival Kelecung berikutnya lebih baik dan lebih bagus, buktinya hari ini, masyarakat tumbuh dari bawah, bukan dari atas, ada tarian dari yang tua dan yang muda, ini yang membahagiakan buat kita masyarakat Tabanan khususnya Desa  Tegalmengkeb,” ucap Sanjaya.

Sementara itu sebelumnya Panitia festival Dewa Made Widarma menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan tiada henti yang diberikan oleh Bupati Sanjaya. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati yang selalu menssupport kegiatan kami, khususnya pembangunan kami di Desa Tegalmengkeb. Dirinya berharap kedepanya Bupati bisa melanjutkan program-program Pemerintah Kabupaten yang memang ditujukan ke masyarakat dan rakyat Kabupaten Tabanan,” Widarma yang juga Perbekel Desa Tegalmengkeb itu.

Widarma menambahkan motivasi tersendiri bagi masyarakat. Terutama festival ini sempat tertunda pelaksanaannya selama 2 tahun berturut-turut dikarenakan adanya pandemi.

Dan ditahun 2022 ini kembali terlaksana berkat dukungan dari masyarakat Desa dan dengan harapanya Desa Tegalmengkeb lebih di kenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara khususnya destininasi wisata Pantai Kelecung,”harapnya.[mp]

error: Konten ini terlindungi.