fbpx
HukumTabanan

Warga Binaan Hindu di Lapas Tabanan Ikuti Dharma Wacana

Dibalut Dengan Hiburan Bondres, Warga Binaan Umat Hindu Ikuti Dharma Wacana Tentang Karmaphala

 

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Sadha, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) umat Hindu di Lapas Tabanan mengikuti kegiatan Dharma Wacana atau siraman rohani setelah selesai melaksanakan persembahyangan bersama di halaman Pura Swagina Lapas, Rabu (22/05).

Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wayan Sadiasa, menyampaikan bahwa kegiatan Dharma Wacana ini terselenggara berkat kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabanan. “Teman-teman Warga Binaan, kegiatan Dharma Wacana ini bisa dilaksanakan setelah adanya Perjanjian Kerjasama antara Lapas dan Kemenag Tabanan. Saya berharap teman-teman dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Agung Wisnuputra Dalem, berharap setelah adanya kerjasama antara pihak Lapas dan Kemenag, kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan. “Harapan kami setelah adanya Perjanjian Kerjasama, kegiatan Dharma Wacana ini dapat rutin dilaksanakan pada setiap Purnama ataupun Tilem. Ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian, khususnya dalam bidang keagamaan, sehingga dapat membentuk mental dan watak Warga Binaan menjadi manusia yang seutuhnya,” pungkasnya.

Terdapat sesuatu yang menarik pada kegiatan Dharma Wacana kali ini, di mana kegiatan dibawakan oleh Bondres dari Kemenag Tabanan. Bondres sendiri merupakan kesenian masyarakat dalam bentuk drama dengan karakteristik topeng. Setiap tokoh ataupun peran memiliki karakter topeng yang berbeda-beda. Pada kesempatan ini, mereka menjelaskan tentang Karmaphala.

Narasumber menjelaskan bahwa setiap makhluk pasti membawa karmanya masing-masing, di mana setiap perbuatan, perkataan, ataupun pemikiran ada karmanya. “Dalam ajaran Karmaphala dijelaskan bahwa setiap perbuatan pasti mendatangkan hasil. Begitupun juga teman-teman Warga Binaan yang saat ini menjalani pidana di dalam Lapas merupakan hasil dari perbuatan terdahulu. Namun demikian, itu hendaknya tidak dijadikan penyesalan, melainkan dijadikan refleksi diri sehingga dapat memperbaiki kesalahan di masa lalu dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang,” ucap Wayan Agus, salah seorang pemeran Bondres.[rls]

Baca Juga:  Sekda Dewa Indra Dukung Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

 

 

 

Berita Terkait

Back to top button
error: Konten ini terlindungi.