fbpx
HukumPeristiwaTabanan

Bocah 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Tabanan

lustrasi kekerasan seksual Bocah 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan di Tabanan (Istimewa)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Tabanan. Peristiwa naas ini terjadi di salah satu kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Terduga pelaku pelecehan pria 20 tahun, hingga mengalami penyakit menular seksual (PMS) dan korbannya berumur 6 tahun.
Peristiwa ini terungkap ketika korban menangis kesakitan saat ibunya membilas kemaluan korban saat korban dimandikan oleh ibunya.

Ibu korban pun langsung memeriksa area kemaluan korban. Kemudian, ibu korban langsung membawa korban ke dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di RSUD Singgasana, Nyitdah, Kediri, Tabanan.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter, ditemukan luka lecet pada area kemaluan korban. Kemudian, ibu korban diminta untuk melakukan pemeriksaan terhadap anaknya di laboratorium.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium tersebut, diketahui jika korban menderita penyakit menular seksual (PMS) yang diakibatkan dari hubungan seksual.

Korban pun disarankan untuk menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit untuk proses penyembuhan.

Korban baru mengaku kepada ibunya jika telah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang lelaki yang berasal dari satu banjar.

Korban mengaku saat mengalami dugaan kekerasan seksual di rumahnya korban menunggu kakaknya pulang dari sekolah.
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Muhammad Said Husen ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan pada 3 Juni dari orang tua korban.
“Kejadiannya bulan Mei, terduga pelaku merupakan warga satu Banjar ini ,” ungkap Muhammad Said Husen, saat dikinfirmasi, Jumat (7/6).
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih dilakukan terhadap terlapor. Untuk terlapor sendiri belum ditahan karena masih dalam proses penyelidikan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan melengkapi alat bukti [eka]

Berita Terkait

Back to top button
error: Konten ini terlindungi.