Adi Saputra Meninggal Mendadak Diduga Akibat Kelelahan

3550
Kepolisian dan petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap jenasah Adi Saputra yang ditemukan meninggal mendadak di rumah mertuanya di Banjar Dinas Tireman, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Minggu (10/5/2020). (ist)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Diduga kelelahan I Gede Adi Saputra (33) ditemukan mendadak meninggal dirumah mertuanya di Banjar Dinas Tireman, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Minggu (10/5/2020).

Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Sugita seijin Kapolres Tabanan mengatakan, korban yang beralamat Banjar Dinas Kebon Bantiran, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.

“Menurut keterangan saksi-saksi, korban awalnya pada hari Minggu sekitar pukul  06.00 Wita, korban menitipkan sepeda motor dirumah Ni Putu Dian Sulistyawati (35).

Selanjutnya korban ke sawah milik Dian Sulistyawati untuk panen padi. Korban yang bekerja bersama 10 orang temanya,”kata AKP Sugita.

Lalu sekitar 11.30 Wita Dian dicari oleh Ni Ketut Sugiarni (58) menyampaikan bahwa korban tidak enak badan dan mau pingsan, selanjutnya Dian mengambilkan minyak telon dan minyak gosok dan bersama sama ke sawah melihat korban.

Baca Juga:  Bupati Eka Bagikan Peket Sembako ke Gereja Pantekosta di Indonesia Tabanan

Sampai di sawah korban langsung digosok minyak telon dan dioleskan didada dan perut serta dibuatkan air gula hangat,”ujar Kapolsek.

Sepuluh menit kemudian korban mengambil sepeda motor dan pulang ke rumah mertuanya dengan membonceng mertua perempuan serta anaknya.

Lanjut Sugita, sampai dirumah mertuanya, korban tidur, dan meminta untuk dipijat di bagian tangan serta sempat menyuruh mertuanya agar mengawasi anaknya agar tidak main HP.

Sekembali dari mencari cucunya korban Adi Saputra ditemukan sudah tidak bernafas lagi.

Baca Juga:  Bupati Eka Serahkan Bantuan APD untuk Babinsa

Selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Kelihan Dinas dan selanjutnya ke Polsek Selemadeg Barat.

Sugita menuturkan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan dari petugas medis Puskesmas Selemadeg Barat tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas tindak pidana bunuh diri  maupun penganiayaan.

“Baik di tempat kejadian maupun di tubuh korban,” tandasnya.

Selanjutnya setelah dijelaskan hasil olah TKP dan pemeriksaan luar korban. Pihak keluarga, menolak untuk dilakukan otopsi dan kejadian ini adalah musibah. Sehingga jenazah Adi Saputra langsung dibawa ke rumah duka untuk prosesi upacara adat.

Dugaan sementara korban mendadak meninggal karena kecapekan atau kelelahan,” ujar Sugita.(mp/ka)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here