Anggota DPD RI Hadiri Perayaan Hari Ibu di Banjar Kamasan

110
DPD RI AA. Ngr Oka Ratmadi di Bajar Kamasan, Tabanan (30/12/2017)

Tabanan, mediapelangi.com–Peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting bagi kalangan perempuan untuk membangun kesadaran dan kesetaraan antara hak laki-laki dan perempuan. Walau Hari Ibu merupakan hari nasional, namun peringatan dengan mengusung potensi lokal adalah sesuatu yang penting dilakukan.

Seperti PKK Banjar Kamasan, Desa Dajan Peken, Tabanan, Sabtu (30/12/2017), malam menggelar peringatan Hari Ibu ke-89 dengan mengusung tema “Berkesadaran Bersama Membangun Kamasan Dalam Bangga Terhadap Potensi Lokal”.

Selain melibatkan puluhan ibu-ibu PKK banjar Kamasan, pihak panitia juga mengundang sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah antara lain anggota DPD RI AA. Ngr Oka Ratmadi, SH (Cok Rat), anggota Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd., perwakilan anggota DPR-RI I Made Urip, perwakilan Camat Tabanan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tabanan, Perbekel Desa Dajan Peken, kelian adat dan dinas serta para tokoh Banjar Kamasan dan udangan lainnya.

Ketua PKK Banjar Kamasan, Ni Kadek Meirawati, S.Pd., dalam laporannya mengatakan terkait dengan tema perayaan Hari Ibu tahun 2017 ini, diharapkan dapat mejadi ajang pembelajaran dan tukar informasi untuk mewujudkan kebersamaan khususnya antar warga banjar Kamasan. “Berkesadaran Bersama Membangun Kamasan Dalam Bangga Terhadap Potensi Lokal juga salah satu wujud peran serta PKK Banjar Kamasan dalam mendukung program pemerintah Tabanan, Tabanan Serasi,”jelasnya.

Pada kesempatan ini Cok Rat menyampaikan,  banyak persoalan yang sedang dihadapi perempuan yang kedepannya harus segera dicarikan solusi.  Peran perempuan dalam pembangunan nasional adalah potensi yang sangat besar. Perempuan Indonesia harus mampu meningkatkan kualitas diri sehingga mampu mengambil peran yang sejajar dengan kaum laki-laki. Disisi lain dalam perkembangan modernisasi saat ini, kaum perempuan harus tetap mampu menempatkan kehormatan dirinya sebagai sosok perempuan.  Selaku anggota DPD RI yang mewakili masyarakat Bali, peran DPD salah satunya adalah ikut memperjuangkan kesetaraan dan hak-hak perempuan Bali terutama dari sisi potensi dan budaya lokal, terang mantan Ketua DPRD Bali ini.

Senada dengan Cok Rat, anggota Komisi IV Fraksi PDIP DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd., mengatakan, peran perempuan dalam pembangunan termasuk pula dalam mewujudkan pembangunan di Tabanan dengan visi Tabanan Serasi sangat penting. Sehingga para perempuan diharapkannya memiliki visi yang sama dalam melakukan setiap gerak langkahnya.

Imbuh Wastana, Peringatan Hari Ibu sendiri merupakan momentum perenungan terhadap jejak perjuangan perempuan Indonesia yang telah berlangsung pada 22 hingga 25 Desember 1928 silam. Pada saat itu, untuk pertama kalinya para perempuan Indonesia menggelar kongres bertempat di Yogyakarta. Ditetapkannya tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu berlangsung pada kongres ketiga pada tahun 1938, paparnya.

Peringatan Hari Ibu oleh PKK Banjar Kamasan juga dimeriahkan dengan pentas seni melibatkan anak-anak dan kalangan dewasa. Kegiatan seni dan budaya serta kuliner merupakan salah satu upaya PKK banjar Kamasan untuk mengangkat potensi lokal (*/kr-mp).