Ansuransikan Sulinggih, Nelayan dan Pekaseh Menjadi Program Prioritas Mantra-Kerta

115
foto-Cagub Rai Mantra Bersama Warga Karangasem

KARANGASEM, MEDIAPELANGI.com-Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra kembali menyapa masyarakat Karangasem pada Minggu (25/2). Ada dua titik yang disambangi Rai Mantra. Titik pertama di kediaman Ketua Koalisi Rakyat Bali (KRB) Karangasem Made Sukarena di Desa Juntal Kelod Kec. Kubu, Karangasem.

Kemudian Rai Mantra berkunjung ke Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Di dua titik ini Rai Mantra sudah ditunggu warga sejak pagi. Selain itu hadir pula Ketua Koalisi Rakyat Bali AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Suyasa, serta tokoh masyrakat lainnya.

Dalam kesempatan ini Rai Mantra Menyampaikan sejumlah terobosan yang sudah berhasil dilaksanakan di Kota Denpasar dan akan dikembangkan di seluruh Bali. Di antaranya adalah asuransi bagi sulingih, pekaseh dan nelayan. “Di Kota Denpasar sulinggih, pekaseh dan nelayan sudah mendapat asuransi kesehatan,” kata Rai Mantra.

Hal ini nantinya bisa dikembangkan di seluruh Bali. Mengenai asuransi nelayan, sulinggih dan pekaseh ini bukanlah hal yang sulit diterapkan. Dengan penataan keuangaan dan anggaran yang baik, pasti bisa diwujudkan, seperti yang telah berjalan di Kota Denpasar.

Khusus Sulinggih dan Pekaseh, dinilai Rai Mantra sebagai tulang punggung kebudayaan Bali. Pekaseh sebagai penjaga budaya pertanian kemudian Sulinggih sebagai penjaga nilai dan ritual-ritual. “Program Mantra-Kerta selalu mengacu pada nilai-nilai budaya dan kesejahteraan masyarakat,” kata Rai Mantra.

Khusus untuk Karangasem Rai Mantra menilai pembenahan infrastruktur masih jadi perhatian utama. Dalam dialog dengan warga setempat, salah satu yang jadi aspirasi adalah agar memperhatikan kondisi jembatan di sejumlah titik di jalur Amlapura – Singaraja.

Di empat titik tersebut aktifitas warga tersebut akan terganggu karena letaknya berada di alur sungai. “Kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan tetap jadi prioritas utama Mantra-Kerta,” kata Rai Mantra.

Dalam kesempatan ini Rai Mantra menegaskan apa yang menjadi program jika terilih jadi gubernur bukan sekadar janji-janji. Pasalnya apa yang direncanakan telah dijalankan di Kota Denpasar dan terbukti berhasil. “Ini bukan janji karena yang kami rencanakan sudah berhasil diterapkan di Denpasar, tinggal disesuaikan pada tingkat provinsi,” kata Rai Mantra.(mp)