Berenang di Pantai, Dua Anak Panti Asuhan Terseret Arus Satu Tewas

383
Petugas Medis Saat Memeberikan pertolongan kepada korban tenggelam

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Niat hati ingin bersenang-senang liburan akhir tahun dua anak Panti Asuhan Alas Kasih tenggelam, Senin (31/12/2018)

Dibantu nelayan setempat Yustus Okta Chris tri Yoga (17) dan Louis Fernando (13) korban tenggelam di pantai Air Kuning, Kabupaten Jembrana berhasil ditemukan dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Mereka ditemukan dalam waktu yang berbeda. Mispandi seorang nelayan Air Kuning mengaku menemukan korban dengan posisi tertelungkup di 7 meter dari bibir pantai saat hendak mengangkat jarring.

Lantaran ragu dengan kondisi korban, dia bersama nelayan lainnya kemudian segera melarikan korban ke Puskesmas terdekat agar mendapat perawatan tim medis.

Walau sudah mendapatkan perawatan oleh tim medis Puskesmas Air Kuning,nyawa Louis Fernando tidak bisa diselamatkan.

Kesedihan rekan dan keluarga Louis Fernando (13) yang tinggal dipanti asuhan Alas Kasih Kelurahan Dauh Waru, Kabupaten Jembrana pecah begitu mengetahui nyawa korban tidak bisa tertolong.

Sedangkan temannya Yustus Okta Chris Tri Yoga berhasil selamat namun masih mendapat perawata tim medis di Puskesmas Desa Air Kuning Kabupaten Jembrana.

Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret menjelaskan jika kedua korban Senin sore hendak mandi dipantai Air Kuning bersama tujuh orang rekannya yang sama-sama tinggal di panti asuhan. Namun naas bagi kedua korban mereka terserat arus hingga tenggelam.

“Memang benar telah ditemukan korban tenggelam dipantai air kuning dimana dapat diselamtkan oleh nelayan satu meninggal dunia satu sekarat masih dirawat di Puskesmas,”ujarnya.

Kami dari kepolisian menghimbau kepada warga yang tinggal dipesisir agar mematuhi ketentuan yang sudah disampaikan bmkg mengingat belakangan cuaca hujan dan gelombang sangat tinggi”

Kapolsek juga menghimbau kepada warga yang akan berlibur dipinggir pantai agar waspada terkait gelombang tinggi yang belakangan kerap terjadi.

Atas musibah ini keluarga korban mengaku ikhlas dan mengaku akan segera melakukan prosesi penguburan jenazah korban. (ka-ak)