BNN Riau Sita 20 Kg Sabu Asal Malaysia

102
Narkoba

PEKANBARU, MEDIAPELANGI.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau menyita 20 kilogram sabu berikut 10 ribu butir pil ekstasi asal Negeri Jiran Malaysia yang masuk melalui Kabupaten Bengkalis.

“Sabtu (8/8/2020) sore kemarin, kami gagalkan peredaran narkoba 20 kilogram sabu dan ekstasi 10 ribu butir,” kata Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Kenedy di Pekanbaru, Minggu.

Pengungkapan berawal saat tim mendapatkan informasi dari masyarakat, pada Jumat atau sehari sebelum penangkapan, ungkapnya. Informasi yang diterima petugas adalah rencana masuknya narkoba dalam jumlah besar dari Malaysia via pelabuhan tikus di Pulau Bengkalis, Riau.

Baca Juga:  Polri Siap Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Upaya penyelidikan pun berlangsung hingga petugas menemukan satu unit kapal cepat berlayar menuju perairan Pambang, Pulau Bengkalis. Menyadari kehadiran petugas, speedboat tersebut tidak jadi bersandar dan balik arah ke tengah laut.

Tak ingin kehilangan buruan, tim tetap melakukan pemantauan. Sementara tim lainnya menunggu di Kota Bengkalis, yang berjarak satu jam perjalanan darat dari Pambang.

Pada Jumat (7/8) tim mendapatkan informasi jika speedboat sudah bersandar ke pelabuhan.Tanpa menunggu lama, tim bergerak ke lokasi yang dimaksud dan didapat informasi bahwa barang haram itu selanjutnya akan dibawa ke Pekanbaru.

Masih dalam proses penyelidikan, pada Sabtu (8/8/2020), diketahui penjemput narkotika itu, adalah seorang lelaki menggunakan sepeda motor, namun pelaku diduga mengetahui keberadaan tim dan melarikan diri. Tim langsung melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga:  UPDATE 13 September2020: Terkonfirmasi Positif 7.226 Orang, Sembuh 5.691 Orang, Meninggal 174 Orang

“Barang bukti yang dibawa target dibuang dan dijatuhkan di Jalan Lembaga, Kabupaten Bengkalis,” kata Kompol Khodirin, pejabat BNN Provinsi Riau lainnya.

Tim lalu berkoordinasi dengan Polres Bengkalis guna mengamankan lokasi tempat pembuangan barang bukti.

“Sementara pengejaran terus dilakukan, setelah lima jam melakukan pencarian, target tidak ditemukan. Selanjutnya barang bukti narkotika dibawa ke Kantor BNN Provinsi Riau,” jelas Khodirin.(ant)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here