Bupati Eka Menerima Audiensi Tim BPK Perwakilan Daerah Bali

38

 

                                                                                                                   Tabanan,mediapelangi.com-Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi, menerima Audiensi Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Daerah Bali di Ruang Rapat Bupati setempat, Selasa (17/10).

Dalam audiensi tersebut, BPK-RI Perwakilan Daerah Bali yang dipimpin I G.N Satria akan melakukan pemeriksaan kinerja Pendidikkan dan Kesehatan di Kabupaten Tabanan tahun anggaran 2016-2017 selama beberapa hari kedepan. Jelas Satria, akan ada 2 Tim yang akan melakukan pemeriksaan. Tim pertama yang memeriksa tentang kinerja Pendidikkan akan berlansung selama 40 hari dan Tim kedua akan melakukan pemeriksaan terhadap kinerja kesehatan yang akan berlangsung selama 25 hari kedepannya.

Dijelaskannya bahwa dari kedua tim tersebut, Tim Pendidikan telah melakukan pemeriksaan dari tanggal 1 oktober 2017 dan akan berakhir pada 10 november 2017 nanti. Sedangkan Tim Kesehatan mulai dari tanggal 9 oktober 2017 sampai dengan 5 november 2017  nanti.

Dirinya menambahkan bahwa pemeriksaan dengan 2 tim ini baru pertama kalinya. Dan target awal dilakukan di Kabupaten Karangasem. “Kami baru pertama kali langsung 2 tim melakukan entry di Tabanan. Tapi tugas-tugas sama, tugasnya adalah pemeriksaan kinerja,“Ini sejujurnya diawali di Kabupaten Karangasem. Karena situasi dan kondisi pada saat ini dimana Gunung Agung dinyatakan status awas, sehingga pimpinan kita di Pusat memandang perlu dilakukan pemindahan lokasi pemeriksaan. Dan dipilihlah Tabanan yang juga sebagai contoh”, lanjutnya.

Dirinya juga menjelaskan dipilihnya Tabanan karena dilihat dari laporan pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya sangat menarik untuk dicoba menilai kembali sejauh mana perkembangan kinerja yang dimiliki Pemkab Tabanan. “Mengapa dipilihnya Tabanan. Karena kami melihat, dari laporan pemeriksaan-pemeriksaan keuangan sebelumnya adalah menarik. Jika, kita mencoba bagaimana menilai, atau sejauh mana kinerja yang dimiliki daripada Pemerintah Kabupaten Tabanan”, jelasnya.

Ditambahkannya juga, Khusus untuk pemeriksaan kinerja Pendidikkan ini tujuannya adalah untuk meningkatkan retribusi guru dan profesionalismenya. Sedangkan untuk di bidang kesehatan terkait dengan pengolahan data dan pelayanan kesehatan.

Hal ini dikatakan Bupati Eka adalah sebuah kewajiban. Pemeriksaan ini harus dijalankan dengan tanggung-jawab yang baik. Agar tidak ada terulang lagi hal-hal yang salah di dalam pengolahan data. “Ini adalah sebagai suatu hal yang memang wajib. Saya sampaikan pemeriksaan keuangan ini harus kita jalankan dengan tanggung jawab yang baik . jangan sampai kita mengulangi hal-hal yang salah terutama pemeriksaan yang harus diperbaiki sebelum-sebelumnya”, pungkas Bupati yang akrab disapa Eka ini.

Bupati Eka juga menekankan bahwa pemeriksaan ini sudah merupakan komitmen bagi seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dengan Pimpinan. “Itu merupakan sudah menjadi komitmen kita bersama. Karena yang namanya kesalahan kalau ditabung kan gak dapat hasil. Kalau uang ditabung kan dapat bunga. Jadi itu yang selalu saya tegaskan”, tuturnya.

Srikandi asal Tegeh, Angseri ini juga mengingatkan untuk terus berkomunikasi dengan baik. Dikatakan ini merupakan kesempatan yang ditunggu-tunggu, menyimak apa yang disampaikan BPK untuk bisa memberikan arahan. Sehingga mampu menunjukkan kinerja yang baik.

“Pendidikkan dan kesehatan juga sudah Saya ingatkan untuk berkomunikasi yang baik karena ini kesempatan yang sangat ditunggu juga. Seperti yang disampaikan BPK, sekarang ini banyak memberikan dan mengarahkan untuk kita bisa semaksimal mungkin mengkonotasikan apa yang tidak paham, apa yang tidak dimengerti. Sehingga bisa melakukan kinerja yang lebih baik. Jadi manfaatkan kesempatan ini, tim yang ada ini untuk kita bertanya. Agar tidak sesat dijalan. Harus banyak bertanya dan harus banyak belajar”, tegasnya.

“Saya mohon bisa dibimbing sehingga di dalam memberikan pelayanan ini bisa maksimal. Jangan pernah puas, perbaiki lagi dan jangan sampai mengulang kesalahan yang sama. Karena bagaimanapun juga  kita ini kan mempertanggung jawabkan kepada rakyat. Jangan yang ada disini ini cuma simbol saja, Saya gak mau itu”, lanjutnya. @hmstbn-*mp.