Cegah Kebocoran Retribusi , DTW Tanah Lot Terapkan E-Ticketing

162
Penerapan retribusi wisata menggunakan sistem tiket elektronik atau e-Ticketing pada objek DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Penerapan retribusi wisata menggunakan sistem tiket elektronik atau e-Ticketing pada objek DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan mencegah adanya kebocoran retribusi tiket wisata.

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti resmi meluncurkan e-Ticketing Objek DTW Tanah Lot di gerbang masuk Obyek Wisata, Rabu (16/10/2019).

Setelah diberlakukannya e-Ticketing di Tanah Lot ini, maka proses pembelian tiket wisata di DTW Tanah Lot dilakukan secara elektronik.

Tidak ada lagi sistem manual yakni menggunakan karcis. Bagi Pemkab Tabanan, penerapan sistem ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan daerah (PAD) serta mencegah terjadinya kebocoran retribusi.

”Untuk itu, dengan penerapan tiket elektronik ini sangat besar manfaatnya bagi pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabel di DTW tersebut dan juga mampu menunjang pendapatan asli daerah.

Baca Juga:  Di Hadapan Alumni KAGAMA, Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Menjaga Alam Bali

Disamping itu sekarang ini sudah jamnya digital sehingga sebagian besar orang ingin proses yang mudah tanpa berbeli-belit,”kata Bupati Eka.

Ia juga berharap dengan sistem elektronik ini dapat meningkatkan kepuasan pengunjung terhadap pelayanan kepariwisataan yang lebih mudah, cepat, dan akuntabel.

Dengan telah diterapkannya sistem ini Bupati Eka mengucapkan syukur dan terimakasihnya kepada semua unsur yang terkait dalam mewujudkan penerapan tiket elektronik tersebut sehingga menjadi salah satu tonggak sejarah di kabupaten Tabanan dalam mewujudkan retribusi tiket secara elektronik dan tentunya menuju transparansi pengelolaan DTW Tanah Lot. Di e-Ticketing, jumlah dan harga tiket akan tertera pada mesin, dan langsung dapat dibayar di Tempat Pemungutan Retribusi.

Baca Juga:  Wabup Sanjaya Nuasen Karya Pengurip Gumi 2020 di Pura Luhur Batukau

Penerapan sistem ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Selain itu, memberikan kemudahan pemantauan retribusi masuk di objek wisata.

Dengan adanya e-ticketing ini tentunya akan meningkatkan pendapatan kita. Dan tentunya akan menjadi pertanggung-jawaban yang transparan sehingga kita akan tahu kedepan pendapatan kita seberapa besarnya.

Terimakasih untuk semua yang sudah berpartisipasi dalam e-ticketing ini, mudah-mudahan kedepan kita bisa tampilkan yang terbaik khususnya dalam pengelolaan pariwisita, khususnya Tabanan dan Bali pada umumnya,” tandas Bupati Eka.(mp/ka)