Dahului Bus Berujung Maut, Ayu Mustini Tewas Jatuh dari Boncengan

110
Korban Laka Lantas Made Ayu Mustini (16)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Penatahan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Senin (4/6/2018)

Seorang yang di bonceng  jatuh ke kanan dan meninggal setelah mendapatakan penanganan medis di Puskesmas 2 Penebel. Korban mengalami luka serius pada lengan atas bawah, patah pada pertengahan lengan kanan, dada tidak simetris. Insiden itu terjadi sekitar pukul 10. 00 Wita.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut melibatkan kendaraan bus Gunung Harta nopol DK 9175 GH yang di kemudikan Kuswandi (61) asal Kaliwates, Jember, Jawa Timur dengan sepeda motor Yamaha Byson  nopol DK 5664 GAG

Kronologis kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai ayah korban, I Nyoman Suparsana (53) asal Banjar Dinas Penatahan Kaja, hendak mendahului kendaraan bus. Namun naas ketika sampai di pertengahan, justru ada kendaraan lain datang dari arah berlawan. Datangnya kendaran pun menyebabkan Nyoman suparsana tidak bisa menguasai kendaraannya dengan baik hingga setang kiri sepeda motornya sempat menyenggol badan bus sehingga mengakibatkan korban terjatuh dan jatuh ke kanan. “Hendak mendahului ternyata ada kendaraan dari arah berlawanan. Pengemusi sepeda motor pun kemudian oleng san stang kirinya sempat membentur badan bus hingga mengakibatkan korban jatuh ke kanan, ”kata Kapolsek Penebel AKP Ketut Mastra Budaya.

Dikatakan Mastra setelah kejadian tersebut, pengendara sepeda motor  bersama korban diajak oleh warga untuk berobat ke Puskesma 2 Penebel. Kemudian saat dilakukan pemeriksaan, tensi dan nadi Made Ayu Mustini (16) tidak muncul. Selain itu, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa luka seperti luka pada lengan atas bawah, patah pada pertengahan lengan kanan, dada tidak simetris.

“Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.30 setelah dilakukan pemeriksaan dan diketahui tidak bernafas,” ungkapnya.

Mastra menyebutkan, penyebab korban meninggal dunia diduga lantaran tulang rusuk korban sempat terbentur dengan sepeda motor yang dikendarainya bersama ayahnya. Mungkin itu penyebab meninggalnya korban,” jelas Mantan Kasat Lantas Polres Tabanan. (ka)