Dampak Corona, Bali Kehilangan Rp 9,7 Triliun dari Pariwisata

154
Live Dialog Wakil Gubernur Bali di I News TV terkait Nasib Pariwisata Bali di Tengah Pandemi Covid-19, Rabu (13/5/2020).

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Akibat pandemi corona, seluruh destinasi wisata ditutup dan berbagai agenda pariwisata juga dibatalkan. Potensi kehilangan pendapatan sektor pariwisata di Bali mencapai Rp 9,7 triliun perbulan.

Hal itu terungkap Live Dialog Wakil Gubernur Bali di I News TV terkait Nasib Pariwisata Bali di Tengah Pandemi Covid-19, Rabu (13/2020).

Menurut Cok Ace semenjak Bali turut terkena pandemi Covid-19 maka sektor pariwisata mengalami penurunan, terlebih mayoritas mata pencaharian masyarakat Bali berkaitan dengan pariwisata. Jika dilihat dari masa tinggal para wisatawan di Bali perbulannya, maka kerugian pariwisata Bali perbulan dimasa pandemi ini sekotar 9,7 Triliun perbulan,”katanya.

“Untuk itu banyak para pelaku pariwisata yang melakoni perkerjaan lain di masa pandemi ini, seperti usaha kuliner, perkebunan maupun usaha tani,” ungkapnya.

Baca Juga:  Update Covid-19 Pemprov Bali 29 Mei: Kasus Positif Bertambah 23 Menjadi 443 Orang, Total Sembuh 320 Orang

Dengan adanya fenomena ini, Wagub Cok Ace masih memandang optimis dan memberi apresiasi kepada para pelaku pariwisata yang terus menggali ide-ide ekonomi kreatif guna menyambung kehidupan perekonomian keluarganya.

Namun pihaknya berharap para pelaku pariwisata tidak melakukan PHK terhadap karyawannya, kalaupun dirumahkan maka diharapkan para pegawai ini diberikan jaminan.

Cok Ace menjelaskan, dari Pemerintah telah melakukan beberapa upaya dalam membantu para karyawan pariwisaya yang dirumahkan dan telah menyalurkan beberapa bantuan, baik dari Pemprov, BUMN maupun Kementrian Pariwisata sehingga bantuan tersebut dapat diterima dengan adil dan merata.

Menurut dia, bahwa kondisi Bali terhadap pandemi ini memasuki masa landai dimana tingkat kesembuhan mencapai 67%. Ia berharap dengan adanya laju yang baik ini dapat segera membebaskan Bali dari Pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga:  Pelaku UMKM Terdampak Covid-19, Dapat Bantuan Dana Stimulus

Yang jelas, apabila Akhir Mei Bali sudah bisa menekan angkat positif Covid-19 menjadi zero, maka 6 bulan kedepan Pemerintah akan melakukan usaha maksimal untuk recovery pariwisata, sehingga pariwisata Bali dapat hidup lagi seperti sedia kala dan bahkan jauh lebih meningkat,”katanya.

“Untuk itu saat ini selain melakukan usaha-usaha penangananan pandemi, Pemprov Bali juga berusaha untuk membuat skema Pariwisata Bali pasca Covid-19, sehingga nantinya dapat dijalankan dengan baik dan sesuai dengan keadaan dilapangan,” kata Cok Ace.

Untuk itu Wagub Cok Ace tidak hentinya meminta kerjasama dari masyarakat agar terus mengedepankan sikap disiplin dalam memutus rantai penyebaran virus tersebut. Apabila ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat maka niscaya pandemi ini dapat segera berlalu.(*mp/rls)

 

 

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here