Dampak Covid-19, Volume Sampah di Buleleng Menurun 5,4 Persen

39
Dampak Covid-19, Volume Sampah di Buleleng Menurun 5,4 Persen

BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Merebaknya pandemi Corona Covid-19 membuat jumlah sampah di Buleleng menurun dalam sebulan terakhir. Panurunan volume sampah hingga 5,4 persen. Kondisi penurunan ini disebabkan oleh sejumlah faktor.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng menyebutkan volume sampah yang tercatat di TPA Bengkala terhitung 14 Maret hingga 30 April mencapai 403 meter kubik per harinya. Sedangkan saat situasi normal sebelum mewabahnya virus Corona, volume sampah yang dihasilkan per harinya mencapai 426 meter kubik. Sehingga ada penurunan sekitar 5,4 persen per harinya dibandingkan situasi normal.

Kepala DLH Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, penurunan volume sampah dipicu oleh sejumlah faktor. Mulai dari kebijakan Bupati Buleleng terkait pembatasan operasional di pasar dari jam 08.00 Wita-16.00 Wita.

Baca Juga:  Update Covid-19 Pemprov Bali 29 Mei: Kasus Positif Bertambah 23 Menjadi 443 Orang, Total Sembuh 320 Orang

Faktor lain yang turut mempengaruhi liburan sekolah, kampus, kemudian pemberlakuan work from home (WFH). Itu juga berpengaruh terhadap menurunnya volume sampah yang dihasilkan selama mewabahnya Virus Corona ini,” ungkap Ariadi saat dikonfirmasi Selasa (5/5/2020).

Imbuh Ariadi, petugas DLH tetap bertugas  di tengah mewabahnya Covid-19. Baik penyapuan, pengangkutan dan pemilahan tetap dioptimalkan. Hanya saja, jam kerja para Tenaga Harian Lepas (THL) diatur.

Biasanya kata dia, para THL ini bekerja selama 4 jam, dari pukul 05.00 pagi sampai pukul 09.00 pagi. Kini jam mulai bekerjanya pun mundur dua jam. Yakni dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 11.00 siang.

Baca Juga:  Ny. Putri Koster, Hatinya PKK Tidak Terlepas Dari Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah

Khusus untuk pemilahan, Ariadi menjelaskan, dipusatkan di Desa Kaliasem dan TPA Bengkala. Pemilahan dilakukan untuk memasok kebutuhan sampah organik menjadi pupuk kompos di Composing Plan Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan.

“Kalau pemilahan sampah di rumah tangga ini yang kami optimalkan. Strateginya melalui sosialisasi dan edukasi. Khusunya mengurangi penggunaan sampah plastik yang digunakan di rumah tangga,”pungkas Ariadi.(mp/ar)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here