Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Wilayah Kalsel, Bali dan NTB

507
Ilustrasi - Tim Densus 88 Anti Teror

JAKARTA, MEDIAPELANGI.com – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tujuh tersangka teroris di tiga wilayah berbeda di Indonesia di Kalimantan Selatan, Bali dan Bima, NTB.

Para tersangka teroris adalah anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Pol Awi Setiyono mengungkapkan tujuh tersangka ditangkap di Kalimantan Selatan.

“Yang pertama, tersangka inisial NZN alias Zay alias Armagedon yang ditangkap pada Senin 1 Juni pukul 13.00 WITA,” kata Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga:  Kemenparekraf Optimistis Target 10 Juta UMKM "Go Digital" Tercapai Tahun 2020

NZN ditangkap lantaran diduga terlibat anggota JAD dan menjabat sekretaris, sedangkan tersangka lainnya yang ditangkap di Kalimantan Selatan adalah MRR, AS, MN, TA dan S.

Satu tersangka lainnya telah meninggal dunia.

Di Bali, Densus 88 menangkap dua tersangka berinisial MRAH dan MHAH.

MRAH ditangkap karena terlibat melakukan survei di Lebak, Banten, untuk mencari korban warga keturunan Tionghoa yang nantinya dijadikan target Jamaah Islamiyah.

Baca Juga:  Diduga Mabuk, Wabup Yalimo Tabrak Polwan Hingga Tewas

“Yang kedua MHAH ditangkap di Kabupaten Serang, Banten. MHAH terlibat perencanaan perampasan senjata milik aparat kepolisian,” kata dia.

Terakhir Densus meringkus tiga anggota kelompok Jamaah Islamiyah di wilayah Bima, NTB pada 8 Juni silam, yakni ER, WA dan HA.(ant)

 

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here