Di Ibu Kota, Dihadapan Ratusan Mahasiswi, Bupati Eka Gemakan Prinsip “4B” yakni Berbuat Berdoa Bersyukur dan Berbagi

90
foto - ist - Di Ibu Kota, dihadapan Ratusan Mahasiswi, Bupati Eka Gemakan Prinsip "4B" yakni Berbuat Berdoa Bersyukur dan Berbagi

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Dalam acara yang bertajuk Women Talking’s & Awarding Indonesian Women Leaders 2018 , serangkaian Peringatan Hari Kartini dan Hari Kebangkitan Bangsa yang dirilis oleh salah-satu Media Nasional ternama di Indonesia, Jumat (11/5/2018).

Bupati Eka Gemakan dengan lantang Prinsip 4B miliknya dipadukan dengan Ideologi Pancasila dan Konsep Tri Sakti milik Bung Karno, dihadapan Ratusan Mahasiswi yang hadir disana.

Acara yang dilaksanakan di Auditorium Lantai 11 Kantor Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga dihadiri beberapa tokoh pemimpin perempuan di Indonesia. Mengingat acara yang mengambil Tema “Kepemimpinan Perempuan di Indonesia” mengkhususkan memberi penghargaan kepada pemimpin perempuan berprestasi yang ada di Seluruh Wilayah Indonesia.

Selain Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang mendapat penghargaan Kategori Most Powerful in Politics 2018, diantaranya ada Walikota Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany, Bupati Luwu Utara Hj. Indah Putri Indrasari, dan Bupati Karawang Cellica Nuraccdiana, juga hadir disana.

Selain itu ada juga tokoh perempuan lainnya seperti, Rina Apriana Direktur PT. Shariah Multifinance Astra, Margaretha Natalia Widjaja, Vice Chairman Sinarmas Land, Vivin Arvianti Gautama, Chief Marketing & Product Management Generall Indonesia, Ketua Dekranasda Kota Medan Hj. Rita Maharani SH, CEO Hijup Diajeng Lestari dan Hj. Netty Prasetiyani Heryawan Ketua Dekranasda Jawa Barat.

Bupati Tabanan yang akrab disapa Eka ini didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Nyoman Gede Gunawan dan Kabag Humas & Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan. Saat itu menggemakan dengan lantang prinsip 4B miliknya, yakni Berbuat, Berdoa, Bersyukur dan Berbagi, serta dipadukan dengan Ideologi Pancasila dan Tri Sakti. Karena prinsip Beliau lahir tidak lepas dari nilai-nilai Ideologi Pancasila dan Konsep Tri Sakti milik Bung Karno.

Berbuat, dalam artian “do the best”. Berbuat tiada henti, lakukan yang terbaik tanpa harus mematok target. Berdoa kepada Tuhan karena dengan kekuatan doa-lah segala pekerjaan dan perjuangan bisa terlaksana dengan lancar dan diberikan jalan yang benar. Bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan hingga bisa mencapai hasil yang maksimal. Dan berbagi apapun yang kamu miliki, seperti kekayaan, pengalaman, kepintaran dan lainnya. Berbagilah dengan dengan ilmu yang sudah kita miliki dengan orang yang lebih membutuhkan, tegas Bupati yang akrab disapa Eka.

Perpaduan prinsip 4B, nilai-nilai Ideologi Pancasila dan konsep Tri Sakti yang digemakan Orang Nomer Satu di Tabanan tersebut mendapat aplaus meriah dari seluruh undangan yang memadati Auditorium Lantai 11 Kantor Kementrian PPPA. Sekretaris Menteri PPPA Pribudiarta Nur Sitepu yang saat itu hadir membuka acara-pun ikut memberi aplaus yang positif, dan mengatakan hal tersebut merupakan topik yang menarik, dan sangat bagus untuk didiskusikan.

Harapan Eka menggemakan prinsipnya tersebut dengan tiada lain agar makin banyak perempuan Indonesia, khususnya kaum milenial yang terinspirasi untuk menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing. Sehingga tiada lagi perbedaan gender antara kaum perempuan dan kaum laki-laki.

Dengan dipadukan bersama dengan Ideologi Pancasila dan Konsep Tri Sakti, juga dengan tujuan agar seluruh khalayak selalu berpedoman pada Ideologi Pancasila dan Konsep Tri Sakti didalam kehidupan sehari-hari. Karena itu merupakan pandangan hidup dan nilai luhur serta identitas Bangsa kita. Seperti yang tertuang dalam konsep Tri Sakti, mengajarkan kita berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya, jelas Eka.

Srikandi Cantik asal Tegeh, Angseri yang juga merupakan anak dari Ketua DPRD Provinsi Bali tersebut juga mengatakan bahwa kesuksesannya memimpin Tabanan, hingga sampai saat ini bisa terus mendapatkan penghargaan tidak lepas dari peran OPD beserta staf di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Juga yang paling penting adalah peran serta dan dukungan dari Rakyat Tabanan untuk dirinya.

“Yang Saya lakukan ini adalah sebuah apresiasi kepada Rakyat Saya dan seluruh komponen di Lingkungan Pemkab Tabanan, yakni seluruh OPD beserta staf. Yang bekerja tanpa mengenal waktu, memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat”, pungkasnya.

“Saya bolak-balik ke Jakarta hanyalah sebagai wakil Pemerintah dan wakil Rakyat untuk mengambil penghargaan, tidak lebih. Bagi Saya ini adalah penghargaan buat Rakyat Saya di Tabanan dan seluruh jajaran OPD beserta staf di lingkungan Pemkab Tabanan”, sambung Eka. @humastabanan.