Diduga Masalah Ekonomi Suplin Nekat Gantung Diri

33

Gianyar,mediapelangi.com-Diduga mengalami permasalahan ekonomi, I Ketut Suplin(47) warga  Banjar Pujung Kaja,Desa Sebatu,Tegallalang,Gianyar,ditemukan tergantung di pohon kamboja dikebun miliknya,Jumat(23/06/2017) pukul 14.30 WITA. Korban ditemukan pertama kali oleh saksi I Made Ari Sapayana(30) I Made Suwasta(37) dan I Ketut Rata(60) yang saat itu hendak mengecek lebah madu yang dipasang di kebun milik korban.

Kapolsek Tegallalang AKP I Nyoman Kariana,menjelaskan saat itu korban yang sudah ditemukan dalam keadaan tergantung oleh saksi dengan mengunakan tali plastic warna biru yang terikat dibatang pohon kamboja,melihat korban dalam keadaan tergantung saksi langsung menghubungi pihak keluarganya dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Mengetahui ada warganya yang tewas gantung diri warga masyarakat berdatangan menuju lokasi dan selanjutnya pihak kepolisian melakukan pengecekan dan mayat korban diturunkan dibantu olehwarga masyarakat,”jelas AKP Kariana.

Ditambahkan AKP Kariana selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis  oleh dokter Ni Made Damayanti dari Puskesmas Tegallalang II.Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan,dan ditemukan tanda meninggal akibat gantung diri,seperti lidahnya menjulur tergigit,alat kelamin mengeluarkan cairan,ditemukan pada leher bekas ikatan tali yang berukuran 0,5 cm, dengan sampul pertengahan leher bagian belakang, ditemukan lebam mayat pada bahu bokong berwarna kemerahan, hilang dengan penekanan.

Diduga aksi nekat korban disebabkan karena masalah ekonomi.Sementara itu pihak keluarga korban yang diwakili oleh istri korban Ni Wayan Sulastri (41) menyatakan menerima kematian korban yang diduga murni gantung diri, istri korban menolak melakukan otopsi tehadap jenazah korban, dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan pernyataan tidak akan melakukan penuntutan secara hukum atas kematian korban,”kata Kapolsek  AKP Kariana.(^)