Diduga Mengantuk, Kijang Tabrak Tiang Listrik

484
Sebuah mobil Toyota Kijang bernomor polisi P 1916 NL mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik di jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Senin (3/6/2019)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com- Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Senin (3/6/2019). Sebuah mobil Toyota Kijang bernomor polisi P 1916 NL mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik.

Insiden tersebut terjadi diduga sopir mengantuk sehingga mobil yang dikendarai mengalami out of control hingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat kendaraan Toyota Kijang yang dikendarai Yogi Setia Halim (22) warga asal Jember, Jawa Timur, yang hendak menikmati libur Lebaran ke Bali bersama keluarganya.

Sebelum terjadi kecelakaan, mobil yang dikendarai Yogi bergerak dari arah barat (Gilimanuk) menuju Denpasar. Namun, setibanya di TKP atau saat melintasi jalan tikungan landai ke kiri, pengemudi justru tak bisa menguasai kendaraannya sehingga berjalan oleng sampai ke bahu jalan sebelah selatan jalan dan  menabrak tiang listrik.

Kapolsek Selemadeg, AKP I Made Budi Astawa, saat dikonfirmasi membenarkan, adanya kecelakaan tunggal yang menyebabkan mobil mengalami kerusakan pada bagian depanya.

“Pengemudi bersama keluarganya, dari Jawa mau liburan ke Bali. Mungkin saat mengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraannya oleng dan menabrak tiang listrik,”ujar Budi Astawa.

Ditambahkanya peristiwa ini murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi sehingga mengakibatkan kecelakaan. Beruntungnya peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

Untuk itu, dihimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan, selama musim liburan ini agar dapat memastikan kondisi fisik yang fit atau tidak mengantuk saat mengemudikan kandaraan, sehingga tidak berdampak negatif menyebabkan terjadinya kecelakaan.

“Dan jika merasa lelah dan mengantuk di perjalanan agar tidak melanjutkan perjalanannya, dan di wajibkan untuk istirahat,”pungkasnya. (ka)