Dilantik, Pengurus PKK Provinsi Bali Diminta Bantu Wujudkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

57
Gubernur Bali Wayan Koster pada Pelantikan Keanggotaan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Masa Bhakti 2018-2023 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (15/10/2018).

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Tantangan di berbagai aspek kehidupan yang semakin besar pada masa yang akan datang membuat peranan Tim Penggerak PKK sebagai organisasi pemberdayaan menjadi semakin penting. Hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster pada Pelantikan Keanggotaan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Masa Bhakti 2018-2023 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (15/10/2018).

“Mengingat besarnya tantangan pembangunan kedepan yang akan kita hadapi bersama, selaku pemerintah daerah kami mengharapkan agar Tim Penggerak PKK Provinsi Bali turut membantu dalam akselerasi penuntasan berbagai program pembangunan, sebagai upaya kita bersama mewujudkan Visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui pola pembangunan semesta berencana, sebagaimana visi yang ingin kita tuju bersama,” kata Gubernur Koster.

Mantan anggota DPR RI ini berharap Ketua TP PKK Provinsi Bali yang baru dapat melanjutkan tugas mewujudkan visi-misi Gerakan PKK, melaksanakan 10 program pokok PKK dan fokus kepada program-program PKK yang telah ditetapkan sebagai upaya memajukan organisasi yang dinaungi. “Demikian pula, agar Ketua Tim Penggerak PKK yang baru, dapat menjadikan anggotanya sebagai elemen yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan amal baktinya kepada seluruh masyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster seusai acara mengatakan banyak isu yang sedang berkembang yang harus diketahui oleh para Ibu di pedesaan seperti masalah pedofilia dan masalah narkoba yang sudah meresahkan. “Kalau Ibu-Ibu kita tidak sadar dengan hal itu, kita akan kehilangan satu generasi,” ujarnya. Menurutnya perlu mengedukasi para Ibu dengan berbagai pengetahuan yang belum dan perlu mereka ketahui.

Pelantikan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Kepala Dinas PMD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali.(*mp)