DJ Adam Sky Asal Australia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Vila

154
etugas Kepolisian di Vila tempat tinggal DJ Adam Sky (Foto - Ist)

BADUNG, MEDIAPELANGI.com – Seorang DJ asal Australia bernama Adam Gary Neat (43) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di Villa Hillstone di Jalan Tunjung, Banjar Kertha Lestari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta selatan, Kabupten Badung.

“Dugaan awal korban meninggal akibat kehabisan darah karena mengalami luka robek di pergelangan siku kanan bagian dalam,” terang Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2019).

Kejadian bermula saat bule tersebut mencari teman wanitanya bernama Zoia Lukiantceva (23) yang jatuh dari kamar 3304 Villa Hillstone tempat keduanya menginap, Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wita. Dalam kondisi mabuk, ia terus berusaha mencari dan masuk ke kamar-kamar villa yang kosong.

“Teman wanitanya jatuh dari sisi kolam ke bawah dengan ketinggian kurang lebih 10 meter. Sehingga korban terus berusaha mencarinya meski dalam kondisi dalam pengaruh alkohol,” kata Kapolsek.

Sementara dari penuturan Wayan Sumariana (30) Houskeeping Villa Hillstone, saat berjalan menuju salah satu ruangan ia mendengar suara teriakan dari kamar 3310. Ia lalu mencari sumber teriakan dan disana melihat staf Operasional Villa bernama Wayan Juada (55) berusaha membantu Zoia Lukiantceva.

Mengetahui Wayan Sumariana datang, Wayan Juada lalu menyuruhnya mengambilkan handuk besar di kantor lantaran wanita asal Rusia tersebut dalam keadaan telanjang bulat, dan kaki kirinya patah. Usai mengambil handuk dan memberikan kepada Zoia, Wayan Sumariana menuju kamar 3310.

Warga Banjar Kertha Lestari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung ini melihat pecahan kaca jendela yang dipenuhi darah. Karena penasaran ia memanggil seorang temannya dan diajak memeriksa seluruh ruangan.

“Staf Houskeeping kemudian menemukan korban Adam Gary sudah tergeletak di depan kamar mandi dalam keadaan berlumuran darah dan meninggal dunia. Saksi lalu melaporkan kapada Juada yang kemudian oleh managemen dilaporkan ke kantor polisi,” kata Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, Tim Inafis Polresta Denpasar hanya menemukan luka menganga dari lengan dalam korban dan tidak menemukan tanda mencurigakan lainnya dari pemegang paspor bernomor PE0372065 ini.

“Kalau dilihat, saat mencari teman wanitanya, korban sempat mendobrak serta memukul jendela kaca kamar. Sehingga kaca pecah dan pecahan kaca mengenai lengan kanannya. Dugaannya seperti itu, korban meninggal dunia karena kehabisan darah akibat luka,” jelas Kapolsek. (aw)