Dua Hari Tak Keluar Kamar, Kakek Dana Ditemukan Meninggal

380
Petugas inafis Polres Jembrana dan tim medis dari Puskesmas Gilimanuk,melakukan pemeriksaan jasad korban I Wayan Dana.

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – I Wayan Dana (69) Warga lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Bali, ditemukan sudah menjadi mayat di kamar tidurnya.Bahkan kondisi jasad kakek yang tinggal sendiri itu kondisinya mulai membusuk dan menebar bau busuk yang sangat menyengat.

Kapolsek Gilimanuk AKP Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, penemuan jasad Pekak Dana tersebut di kamar tidurnya dalan kondisi tidur terlentang. Diduga korban meninggal sudah dua hari akibat sakit yang dideritannya.

Korban pertama kali ditemukan oleh Wayan Suartika (53) yang juga tetangga korban, Rabu (16/10/2019) pagi. Saat itu, Suartika yang diminta menantu korban Kadek Sudarmini untuk mengecek keberadaan korban setelah dua hari di hubungi via handponenya tidak diangkat.

Baca Juga:  Kunci Nyantol, Honda Beat Raib Dibawa Kabur Pencuri

Atas permintaan menantunya selanjutnya Suartika melakukan pengecekan, namun baru sampai halaman rumah mencium bau busuk yang sangat menyengat yang bersumber dari rumah korban.

“Suartika kemudian mengecek lewat jendela kamar  korban untuk mengetahui sumber bau tersebut. Namun ternyata korban telah ditemukan meninggal dengan kondisi mulai membusuk. Saat ditemukan posisi korban terlentang di atas tempat tidur dan mengenakan sarung,” katanya, Rabu  (16/10/2019)

Sementara itu, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar dari petugas inafis Polres Jembrana dan tim medis dari Puskesmas Gilimanuk,  korban diperkirakan telah meninggal dunia tiga hari lalu.

Baca Juga:  Pimpin Apel, Wabup Sanjaya Ingatkan ASN Disiplin Kerja

Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara dari keterangan saksi korban meninggal dunia lantaran penyakit struk ringan, lantaran sebelumnya korban sempat mengeluhkan penyakit tersebut.

Pada tempat tidur  korban ditemukan Remote TV, Remot AC dan Handphone Nokia milik korban dan TV dalam kondisi masih menyala. Selama ini korban yang berstatus duda dan mempunyai dua orang anak tinggal sendiri dirumahnya.

Kedua anaknya telah menikah dan bekerja diluar negeri. Sementara menantunya tinggal di Denpasar. “Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban,”tutupnya. (mp/ka-ak).