Dua Pelaku Jambret HP di Kuta Diringkus Polisi

184
Dua Pelaku Jambret HP di Kuta Diringkus Polisi. (istimewa)

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Wanita cantik asal Jakarta Timur bernama Marcella (34) menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung.

Akibatnya, korban menderita kerugian sekitar Rp 5 juta karena handphone merk Samsung S8 miliknya dibawa kabur pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Anom Putra menerangkan, berawal dari korban mengendarai sepeda motor Honda Vario hendak pulang ke kosnya di Jalan Wedana Denpasar, Senin (2/3/2020) sekitar pukul 22.00 WITA.

Karena belum hafal jalan, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor sendirian melihat google maps melalui handphone.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Pasar Youtefa, Kerap Jadi Ajang Judi

“Tiba di TKP, dari arah belakang datang dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor, dan merampas handphone yang dipegangnya,” kata Kasat Reskrim, Rabu (1/4/2020).

Korban hanya bisa berteriak, sedangkan pelaku langsung kabur. Beruntung saat itu korban sempat menghafal jenis kendaraan serta nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku.

Berbekal laporan korban, polisi yang melakukan penyelidikan mendapatkan ciri-ciri dan alamat pelaku.

Hampir sebulan melakukan pengejaran, salah satu pelaku bernama I Made Raja (23) berhasil diringkus di kosnya di Jalan Gunung Agung gang Gangga no. 9, Denpasar Barat, Selasa (31/3/2020) sekitar pukul 22.00 Wita.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Bali Lakukan Verifikasi Online

Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan aksi jambret bersama temannya bernama I Nengah Bayung (22). Namun Bayung tengah berada di kampungnya di wilayah Karangasem.

Tak ingin kehilangan buruan, tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar yang dipimpin Kanit Jatanras Iptu I Made Putra Yudhistira menuju Karangasem. Bayung akhirnya diringkus saat berada di rumahnya.

“Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa sebuah satu buah handphone merk Samsung S8 warna silver, dompet kulit warna hitam, mata uang asing pecahan USD, dan uang tunai Rp 400 ribu,” jelas Kasat Reskrim. (mp/aw)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here