Dua SMP Negeri Baru yang Dibuka Pemkab Tabanan Mulai Terima Siswa

300
Salah Satu Siswa Baru di SMPN 1 Kediri

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Setelah di bukanya dua SMP Negeri baru oleh Pemkab Tabanan, sudah mulai menerima ratusan siswa yang tidak tertampung di sekolah lainya. Yakni SMPN 6 Tabanan dan SMPN 5 Kediri. Untuk SMPN 6 Tabanan masih menerima siswa hingga saat ini karena masih sisa kuota 41 orang.

Dari data yang berhasil di himpun di  SMPN 6 Tabanan sudah menerima sebanyak 215 siswa dari kuota yang disediakan sebanyak 8 rombel (256 siswa). Sedangkan untuk jumlah siswa yang diterima di SMPN 5 Kediri sudah mencukupi kuotanya yakni 160 siswa atau 5 rombel.

Plt SMPN 6 Tabanan, I Made Sucahya mengungkapkan untuk di SMPN 6 Tabanan kita sudah buka lagi sehari pada gelombang duannya. Dan siswa sudah mencapai 215 orang. Sehingga masih ada kuota untuk siswa yang belum mendapatkan sekolah bisa mendaftar lagi, “agar siswa yang belum memperoleh sekolah akibat tak diterima di sekolah yang ditujunya agar segera mendaftar. Karena untuk mencapai kuota 8 rombel atau 256 siswa, masih tersedia 41 orang,”ungkap Sucahya. Rabu (4/7/2018).

Ditambahkan Sucahya untuk persiapan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Untuk proses pembelajarannya mengambil tempat di SMPN 1 Tabanan namun masuk siang. Kemudian untuk gurunya juga disiapkan 12 orang ditambah 3 orang tenaga Tata Usaha,”jelasnya.

Sementara itu, menurut Plt SMPN 5 Kediri, Sagung Raka Suartini menyatakan, untuk penerimaan siswa sudah sesuai dengan kuota yang ditentukan yakni 5 robel atau 160 siswa yang diterima SMPN 5 Kediri.

Siswa yang tidak diterima di SMPN 1 Kediri dan kemudian asalnya lebih dekat dengan sekolah baru di Abiantuwung, siswa yang sekolah di SMPN 5 Kediri nantinya akan menimba ilmu sementara di gedung SMPN 1 Kediri sambil menunggu persiapan sekolah baru selesai.

Sementara itu dari sarana prasarana untuk SMPN 5 Kediri, kata dia, akan segera dilengkapi. Namun untuk tenaga pendidik (guru) sudah dipersiapkan sebanyak 11 orang dengan rincian 9 orang guru dan 2 orang tenaga Tata Usaha. “Untuk sementara belajar di SMPN 1 Kediri dulu,”pungkasnya. (ka)