Dua Truk Mogok Lagi Ditanjakan Samsam

201
Dua Truk Mogok Lagi Ditanjakan Samsam. (Ist)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Tanjakan Samsam Jalur Denpasar-Gilimanuk memang acapkali menjadi momok bagi kendaraan berat bermuatan. Kali ini dua kendaraan truk akhirnya mogok ditanjakan Samsam, dengan bernomor polisi N 8410 US dan truk bernomer polisi DK 9423 AN, Senin (11/11/2019)

Pemicunya dua kendaraan truk tersebut nomer polisi N 8410 US yang dikemudikan oleh Hervani Julianto (36) warga Padaaan, Pasuruan, Jawa Timur datang dari arah barat Gilimanuk tujuan Denpasar setibanya di TKP tanjakan Samsan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan Bali,  kendaraan tersebut tidak kuat nanjak karena kampas kopling habis.

Beberapa menit kemudian sebuah truk yang ada di belakanya melintas sebuah truk nomer polisi DK 9423 AN yang di kemudikan Mislani (59) warga Krajan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga:  Bali United Juara Liga I, Gubernur Koster Siapkan Bonus

Saat itu, jalur lalu lintas buka tutup ada kendaraan truk yang mogok. Truk nomer polisi N 8410 US yang juga melaju dari arah barat Gilimanuk  sampai di pertengahan jalan, truk tidak kuat menanjak karena mengalami as pendek roda patah, karena arus lalu lintas diberlakukan buka tutup.melintas kendaraan truk nomer polisi DK 9423 AN  dari arah barat . Sampai pertengahan jalan tidak kuat nanjak karena as pendek patah, sehingga kendaraan truk mogok di tengah jalan.

Karena ada dua truk dengan muatan melebihi tonase muatan mengalami masalah. Satu truk koplingny habis , satu truk as pendeknya patah. Akibatnya kendaraan yang melintas di kawasan tersebut mengular dan menimbulkan kemacetan panjang. “Lantas kejadian ini membuat sedikit kemacetan terjadi akibat ruas jalan yang termakan oleh badan kendaraan tersebut,”kata Kapolsek Kerambitan Kompol Dewa Gede Putra, Senin (11/11/2019).

Baca Juga:  Putri Koster, Dukung Kesetaraan Difabel Mampu Mandiri dan Sejahtera

Akibat peristiwa tersebut, jalur Denpasar – Gilimanuk tersebut krodit. Petugas kepolisian memberlakukan arus lalulintas sistem buka tutup ditanjakan Samsam II. “Kami berlakukan sistem buka tutup, agar kondisi kendaraan tidak macet total,” tegasnya.

Sementara akibat mogoknya dua truk tersebut kendaraan lain sempat mengalami macet panjang  terutama dari kedua arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Sementara itu, kedua pengemudi kendaraan truk tidak memperhitungkan beban yang di muat sehingga kendaraan tidak kuat nanjak dan habis kopling dan juga mengakibatkan as roda belakang patah.(mp/ka).