Enam Pendaki Tersesat di Puncak Bukit Adeng Tabanan, Ditemukan Selamat

65
Tim Sar Bali Menemukan Rombongan Pendaki Tersesat di Pucak Bukit Adeng (istimewa)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Rombongan pendaki kembali ditemukan tersesat di Tabanan. Kali ini rombongan yang berjumlah 6 orang tersebut dikabarkan tersesat di Puncak Bukit Adeng, Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Beruntung tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Masyarakat setempat, TNI dan Polri berhasil mengevakuasi mereka Senin (7/9/2020) dinihari.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat rombongan mahasiswa melakukan pendakian ke Puncak Bukit Adeng. Rombongan tersebut awalnya berangkat dari Denpasar menuju Tabanan dengan dibagi dua kloter. Pada kloter pertama rombongan berjumlah 6 orang tersebut sudah tiba di areal parkir bawah, Sabtu (5/9/2020) dan langsung bermalam.

Tim SAR mengevakuasi 6 orang tersesat di Puncak Adeng, Kabupaten Tabanan, Senin (7/9). Target ditemukan sekitar pukul 07.30 Wita pada posisi 90 meter arah timur koordinat awal dilaporkan.

“Proses pencarian dipermudah karena target masih bisa untuk share lokasi dan dengan adanya teknologi Ripiter Digilog yang dimiliki Basarnas maka dapat memantau pergerakan SRU untuk diarahkan menuju titik target berada.Sangat mendukung, karena biasanya tim SAR yang ada di lokasi sering menemui kendala sinyal HP yang tidak stabil,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali),Gede Darmada, Senin,(7/9/2020).

Baca Juga:  Hasto: Calon Kepala Daerah dari PDIP yang Akan Bertarung di Pilkada Bekerja Keras Rebut Hati Rakyat

Menurutnya,para pendaki tersesat ketika turun dan menemukan persimpangan, akhirnya mereka terpisah dari rombongan dan tersesat. Awalnya target bergabung dengan rombongan berjumlah 25 orang dan memulai pendakian sejak hari Minggu (6/9/2020), selanjutnya turun kembali kurang lebih pukul 23.28 Wita.

Identitas 6 orang pendaki atas nama Fauzi (19), Anjas (21), De Ardi (20), Dewa (20), Novita (20) dan Adi (20). Darmada mengatakan, bahwa seluruhnya dalam kondisi baik dan tidak ada yang alami cidera.

Personil dari Basarnas Bali yang terlibat sebanyak 8 orang beserta Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Operasi SAR, Anak Agung Alit Supartana,Ketika dimintai keterangan mengungkapkan, bahwa 1 orang alami keram tapi masih bisa jalan perlahan.

“Tim SAR gabungan beserta target menuruni jalur pendakian dan tiba di Posko Desa Angsri kira-kira 2 jam lamanya. Akhirnya pada pukul 09.40 Wita mereka sudah berada di titik kumpul dalam keadaan selamat”,jelasnya.

Baca Juga:  Jenazah Sekda DKI Saefullah Dilewatkan ke Balai Kota untuk Penghormatan Terakhir

Dirinya menambahkan, selama proses operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR lain, diantaranya dari BPBD Tabanan, Polsek Baturiti, Pemandu lokal, masyarakat setempat dan pihak kerabat dari target.

“Awalnya mereka mendaki dengan jumlah rombongan 25 orang. Tapi ketika perjalanan pulang ada enam orang yang tak gabung dalam rombongan,” ungkap Kapolsek Baturiti, AKP Fachmi Hamdani, Senin (7/9/2020).

Dia melanjutkan, karena ketika rombongan sudah berada di bawah ternyata enam orang ini tidak ikut rombongan. Sehingga perwakilan 3 orang berinisiatif untuk melakukan pencarian namun tak ditemukan hingga akhirnya melapor ke pihak desa dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

“Akhirnya dinihari tadi tim langsung melakukan pencarian ke bukit dan beruntung berhasil ditemukan. Sekitar pukul 09.30 Wita enam orang tersebut sudah berada di areal parkir bawah dan ditemukan dalam keadaan sehat dan lengkap,” jelasnya.(*mp)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here