Ensure Mengajak Penuhi Kebutuhan Protein Harian untuk Tetap Jaga Imunitas

42
Ensure Mengajak Penuhi Kebutuhan Protein Harian untuk Tetap Jaga Imunitas

MEDIAPELANGI.com, Jakarta, 30 April 2020 – Sistem kekebalan tubuh atau imunitas merupakan bagian penting bagi kesehatan seseorang, hal tersebut menentukan seberapa kuat tubuh terlindungi dari penyakit secara alami, tak terkecuali bagi orang lanjut usia (lansia). Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kekuatan imun adalah asupan nutrisi yang cukup, khususnya protein. Asupan protein tak hanya berpengaruh pada imunitas, tetapi juga bantu meningkatkan massa otot yang baik sehingga dapat bantu mencegah hilangnya kekuatan otot.

Sistem imun dibentuk oleh kinerja sel-sel tubuh yang kompleks, jaringan otot, serta organ-organ yang bekerja menjadi satu kesatuan untuk mencegah berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh1. Ketika imunitas terganggu, kinerja pertahanan alami tubuh akan kewalahan dan berdampak pada mudahnya seseorang untuk terkena penyakit, bahkan dapat berakhir dengan kematian. Peran protein dalam hal ini adalah mempertahankan fungsi kekebalan tubuh normal sehingga dapat terlindungi dari berbagai penyakit, khususnya karena kandungan asam amino yang cukup tinggi di dalamnya.

Jumlah konsumsi protein yang dibutuhkan oleh lansia adalah 50% lebih tinggi dari orang dewasa pada umumnya. Jacqueline Boff, Ph.D., M.B.A., research scientist memaparkan, “Saat seseorang bertambah usia, tubuhnya akan mengalami perlambatan dalam mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Karenanya, penting untuk memastikan bahwa mereka yang sudah memasuki fase lanjut usia mengonsumsi makanan yang mengandung 25-30 Gram protein secara reguler. Selain itu, menjaga keseimbangan sumber protein juga berdampak besar untuk hidup tetap sehat dan terus aktif.”

Baca Juga:  Ny Putri Koster, Penggak PKK Membantu Ketersediaan Pangan Ditengah Pandemi Corona

Salah satu cara untuk menyeimbangkan kebutuhan protein adalah dengan mengonsumsi asupan gizi dari sumber yang lengkap untuk meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh (immunomodulator). Manajemen nutrisi yang tepat tersebut juga dapat memaksimalkan fungsi limfosit manusia atau sel-sel yang berperan melawan zat asing dan mikroorganisme berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.

“Abbott fokus terhadap pengembangan formula produk dengan melalui berbagai penelitian terhadap beberapa bahan yang mampu menjaga kesehatan imun dan massa otot. Ensure memberikan fokus pada pemenuhan protein harian orang dewasa Indonesia dan orang tua mereka. Melalui kandungan yang ada di dalam Ensure seperti triple protein: kasein, soya, isolate protein susu (whey), 14 vitamin & 10 mineral, tinggi kalsium dan sumber vitamin D, FOS, omega 3 & omega 6 serta rendah laktosa, kami mengajak orang Indonesia memiliki pemahaman tentang masa tua yang tetap sehat dan aktif. Manajemen nutrisi yang baik, khususnya mencukupi protein tak hanya menjaga kekebalan tubuh, tetapi juga meminimalisir hilangnya kekuatan otot khususnya bagi lansia.” Papar Arnaud Renard selaku President Directors of Abbott Product Indonesia.

Baca Juga:  Update Corona 28 Mei 2020 di Bali: Pasien yang Sembuh Terus Bertambah

Berkurangnya massa otot juga merupakan risiko dari rendahnya kekebalan tubuh yang dapat dialami oleh siapa pun, apabila kekurangan asupan protein. Konsumsi protein yang cukup turut membangun massa otot yang penting. Khususnya mencegah sarkopenia atau melemahnya kekuatan massa otot sehingga lansia berisiko kehilangan kemampuan untuk berjalan, bahkan berdiri tegak. Kita dapat cek risiko mengalami sarkopenia dengan melakukan tes sederhana, yaitu #Stand4Strength Test.

#Stand4Strength Test pada dasarnya merupakan tes ‘berdiri dengan satu kaki’ yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, (Lihat di sini untuk demonstrasi video: www.Stand4Strength.id). Penelitian menunjukkan mereka yang tidak dapat melakukan tes ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tidak bisa berjalan di usia 70 tahun ke atas.

Secara sederhana, melakukan #Stand4Strength Test digambarkan melalui ilustrasi di bawah ini:

Berdirilah dengan satu kaki, sembari menjaga punggung anda tegak dan cobalah bertahan tiga detik.

Duduk pada kursi setinggi 40 cm. Silangkan lengan anda di depan dada dan angkat satu kaki kiri setinggi 45 derajat dari lantai.

 

 

 

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here