FKUB Tabanan Gelar Deklarasi Pernyataan Sikap Terkait Aksi Terorisme

137
foto - Deklarasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tabanan.

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Menyikapi terjadinya serangan teror Bom sejumlah Gereja di Surabaya, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Seluruh Komponan Masyarakat Tabanan menggelar Deklarasi Pernyataan Sikap, di Warung Be Jawa Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan Senin (14/5/2018).

Deklarasi tersebut di lakukan oleh Kapolres Tabanan , AKBP Made Sinar Subawa, Dandim 1619/ Tabanan  Letkol Inf. Hasan Abdullah, FKUB Tabanan dan sejumlah elemen dan tokoh masyarakat.

Adapun isi deklarasi tersebut yaitu,

1. Menolak faham radikalisme di Tabanan khususnya, Bali dan Indonesia pada umumnya.

2. Mendukung langkah Polri dan Pemerintah Republik Indonesia dalam menanggulangi Terorisme, Mempercayakan sepenuhnya kepada Polri dalam Penanganan Terorisme.

3. Bahwa serangan Terorisme tidak ada kaitanya dengan agama manapun ini adalah oknum yang membajak agama demi kepentingan sendiri.

4. Menyeruka kepada umat beragama khusunya di Kabupaten Tabanan untuk tetap memperkokoh kehidupan bertoleransi umat beragama dan tidak mudah terprovokasi oleh siapapun dan dalam bentuk apapun.   

5.Mengecam keras segala  bentuk Terorisme yang terjadi menimbulkan rasa mencekam serta menimbulkan  korban jiwa dan material.

6. Mendukung tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Deklarasi ini kita sampaikan atas kejadian yang terjadi di Surabaya, kita cukup prihatin, dan mengecam dengan keras tindakan dan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok teroris dan kita tidak ingin terulang dimanapun terutama di wilayah Tabanan.

Dalam deklarasi dengan berkumpul, bersama serta sepakat untuk menyataka sikap dan menyatakan komitmen kedepan apa yang harus kita laksanakan secara kebersamaan dan untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar umat beragama yang ada di Kabupaten Tabanan, dan mendukung langkah dan tindakan yang di lakukan oleh Polri maupun TNI dalam memerangi aksi terorisme,” kata Ketua FKUB Tabanan I Wayan Tontra, usai deklarasi.

Sementara menurut Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, deklarasi yang bertujuan untuk meredam gejolak yang ada di masyarakat berkaitan dengan adanya kejadian aksi terorisme yang terjadi di Surabaya. Untuk itu kami mengumpulkan FKUB untuk menyamakan persepsi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan wadah NKRI,”jelasnya.

Dijelaskan adapun langkah antisipasi yang tadi sudah dibicarakan salah satunya dengan kebersamaan antar umat beragama yang ada di Tabanan.  “Untuk pengaman obyek vital akan kita lakukan pengamanan secara bersama TNI, tadi kita sudah lakukan komitmen bersama, kegiatan agama apapun akan kita lakukan pengamanan secara bersama,” tegas AKBP. Sinar Subawa.

Sementara, Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf. Hasan Abdullah mengungkapkan, deklarasi bersama tokoh agama ini sudah menjadi tekad bulat bersama, dan akan bersama bahu-membahu untuk bisa menjaga wilayah Tabanan agar tetap aman dan kondusif. Karena radikalisme dan terorisme adalah musuh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat dan dalam hal ini FKUB siap memerangi terorisme dan radikalisme di wilayah Tabanan.

Dari Kodim 1619/ Tabanan turut mendukung pemberantasan terorisme dan radikalisme jangan sampai terjadi di wilayah Tabanan. “Kita akan membantu Kepolisian dalam mengamankan setiap kegiatan dengan patroli bersama dan melakukan pengawasan setiap ada hal yang mencurigakan, selain dengan melakukan pendataan penduduk pendatang,”tegas Hasan. (ka)