Gagal Jambret Kalung, Sumerta Babak Belur Dihajar Warga

970
Pelaku Jambret I Made Sumerta (46) diamankan Polisi (IST)

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Nasib sial dialami I Made Sumerta (46). Dia dihajar warga saat berusaha kabur setelah menjambret kalung emas milik wanita paruh baya bernama Sumina (50) di Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 11.00 Wita.

Salah satu warga setempat bernama Jamal (45) menerangkan, sebelum peristiwa berlangsung pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm.

Awalnya, saksi mengira jika pelaku yang tinggal di Jalan Bisma nomor 38 B, Wangaya, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara ini mencari tukang pijat.

Pasalnya saat tiba, pelaku berbicara dengan seorang tukang pijat yang sedang makan di warung milik korban.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Tersangka Pencuri Puluhan Perhiasan Emas Senilai Rp 50 Juta

“Saya mengira orang itu mau pijat, karena kebetulan di warung korban ada tukang pijat sedang makan,” ucap saksi yang berada di TKP dan ikut mengamankan pelaku.

Pelaku rupanya sudah mengincar kalung milik korban. Usai berbicara dengan tukang pijat, pelaku langsung berdiri dan menarik kalung korban yang saat itu tengah duduk di kursi depan warungnya.

Apes, upaya pelaku menarik kalung emas di leher korban gagal. Kalung tersebut tak kunjung putus dan korban berusaha memegang kalungnya sembari berteriak minta tolong. Pelaku kemudian menyeret korban beberapa meter dan kalung tersebut putus.

Baca Juga:  Sekolah Al Azhar Syifa Budi Bali Gelar Kajian Wali Murid

Warga yang mendengar teriakan berusaha mengejar pelaku. Melihat kedatangan warga, pria berbadan kurus ini berusaha naik ke motornya. Bukannya membawa kendaraannya lurus, pelaku yang panik malah belok dan balik arah.

Tak ayal pelaku kemudian menabrak pagar tembok rumah warga dan terjatuh dari motor. Warga yang sudah mengepung kemudian menghajarnya beramai-ramai. Beruntung tak berselang lama datang polisi yang langsung mengamankan pelaku. “Tadi pelaku sudah langsung dibawa ke kantor polisi,” kata saksi. (aw)