Gagal Nyalip di Tikungan Pergung, Ahmad Kurniawan Tewas Terlindas Truk

326
Kecelakaan yang menewaskan Ahmad Kurniawan dijalur Denpasar Gilimanuk tepatnya di jalan tikungan Desa Pergung,Kecamatan Mendoyo Selasa (18/6/2019) sore
Kecelakaan yang menewaskan Ahmad Kurniawan dijalur Denpasar Gilimanuk tepatnya di jalan tikungan Desa Pergung,Kecamatan Mendoyo Selasa (18/6/2019) sore (Foto – Ist)

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Seorang pengendara motor Yamaha Jupiter MX nopol  DK 3350 ZK mengalami kecelakaan dijalur Denpasar Gilimanuk tepatnya di jalan tikungan Desa Pergung,Kecamatan Mendoyo Selasa (18/6/2019) sore

Peritiwa tersebut menyebabkan korban Ahmad Kurniawan (21) yang merupakan warga Banjar Melaya Pantai, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, tewas di tempat akibat terlindas truk.

Saat melintasi jalan menikung,korban diduga berusaha menyalip sebuah kendaraan yang tidak di ketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi.

“Diduga saat menyalip ruang gerak yang kurang cukup untuk melewati kendaraan tersebut sehingga pengendara hilang konsentrasi, lalu tidak bisa mengendalikan motornya,” kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Yoga Widiyatmoko, Selasa.

Ahmad Kurniawan seketika terjatuh dari atas sepeda motor. Badannya membentur aspal dan terpental masuk ke kolong truk nopol B 9869 XQ dari arah berlawanan yang dikemudikan Dominikus Tangi (39) asal Kecamatan Cakung,Jakarta Timur itu melindas kepala korban.

“Kepalanya terlindas ban belakang kanan kendaraan tersebut. Korban langsung meninggal dunia di tempat karena mengalami luka berat di bagian kepala,” kata Yoga.

Ditambahkan AKP Yoga Widyatmoko dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi diketahui jika Ahmad Kurniawan yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol DK 3350 ZK dengan kecepatan tinggi.

“Saat menyalip itulah kendaraannya tak bisa di kendalikan sehingga terjatuh dan terseret hingga masuk ke jalur berlawanan dan terlindas truk.

Kecelakaan ini diakibatkan oleh kurang hati-hatinya korban saat mengendarai kendaraanya, saat menyalip kendaraan di jalan menikung tidak memperhatikan situasi jalur,”katanya. (ka-ak)