Gedung Sekolah Diperbaiki, Puluhan Siswa Belajar di Ruangan Darurat

118
Gedung Sekolah Diperbaiki, puluhan siswa SDN 2 Tegal Badeng Timur, Kabupaten Jembrana Bali terpaksa belajar di ruang darurat

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Puluhan siswa SDN 2 Tegal Badeng Timur, Kabupaten Jembrana Bali terpaksa belajar di ruang darurat. Hal ini dilakukan lantaran bangunan sekolah tersebut sedang dalam proses perbaikan.

Tempat parkir di depan ruang perpustakaan inilah yang kini menjadi ruang kelas bagi siswa kelas V SDN 2 Tegal Badeng Timur, Kabupaten Jembrana Bali, selama gedung sekolah mereka diperbaiki.

Walau ditutup dengan kain seadanya dan debu yang beterbangan namun para siswa ini tampak semangat mengikuti arahan guru kelasnya, walau terkadang suara bising dari aktifitas pekerja proyek perbaikan sekolah membuat konsentrasi belajar siswa kelas V ini sedikit terganggu.

Salah satu siswi Yessi mengungkapkan, akitifitas belajar sedikit terganggu, bagaimana biarpun terganggu kita harus bisa saling menghargai. Ada suara keras,sedikit terganggu,ada angin keras dan udara dingin,”ungkapnya, Selasa (15/10/2019).

Baca Juga:  Bea Cukai Denpasar Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Selain siswa kelas V, puluhan siswa kelas I hingga VI juga terpaksa belajar diruang kelas darurat.

Menurut Kepala Sekolah SDN 2 Tegal Badeng Ni Gusti Ayu Ketut Suratini mengatakan, pihak sekolah terpaksa menggabung empat kelas yakni kelas I hingga kelas IV ke dalam dua kelas dengan cara menyekat satu kelas dengan almari agar satu kelas bisa digunakan oleh dua kelas.

Walaupun sempit, tapi hal ini terpaksa dilakukan pihak sekolah selama perbaikan gedung sekolah berlangsung. Karena kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan, terpaksa  gurunya mendirikan tenda tidak jauh dari bangunan yang dibongkar.

Baca Juga:  Main Pukul, Oknum Kepala Pasar di Polisikan

Proyek yang sudah berlangsung dari 1 Oktober sejak pelaksanaan bangunan. Selesai ini 24 Desember sudah selesai.

Pihak sekolah mengaku tiga ruang kelas kini mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah. Proses perbaikan gedung sekolah ini ditargetkan akan selesai dikerjakan pada bulan Desember mendatang.

Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar selama proses perbaikan gedung sekolah, dewan guru dan kepala sekolah terpaksa melakukan aktifitas mengajar di ruang kelas darurat, proses belajar tetap berjalan walupun dengan tempat seadanya.(mp/ka-ak).