Gelar Bali Resik Sampah Plastik di Kerambitan

274
Bali resik sampah plastik, di lapangan Umum Kerambitan, Jumat (18/10/2019).

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menggelar Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang dicanangkan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.

Kegiatan ini di laksanakan untuk merubah perilaku untuk peduli lingkungan hidup, sehingga program Nangun Sad Kerthi Loka Bali dapat di capai dengan baik.

Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan A A Gd. Dalem Trisna Ngurah saat membuka kegiatan Bali resik sampah plastik, di lapangan Umum Kerambitan, Jumat (18/10/2019).

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan, ASN serta siswa-siswi sekolah setempat.

Baca Juga:  Brankas LPD Serampingan Dibobol, Uang Rp 85 Juta Raib

Gung Dalem mengatakan bahwa Pengelolaan sampah Plastik perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan aman bagi Lingkungan.

Mengingat persoalan sampah plastik khususnya di Kabupaten Tabanan harus menadapat perhatian serius kita bersama, karena setiap hari timbunan sampah plastik semakin meningkat. Dimana produksi sampah plastik meningkat setiap harinya dan menimbulkan citra kumuh serta tidak menarik di lihat.

Gung Dalam menambahkan “kedepan ini tidak boleh dibiarkan seperti itu, kalau tidak ingin kita terpuruk tertimbun sampah plastik, mau tidak mau suka tidak suka kita bersama pemerintah dan masyarakat bersinergi bahu membahu menangani sampah palstik tersebut,”tandasnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Apresiasi Munas KAGAMA Tunjang Pariwisata Bali

Kegiatan gerakan Semesta Berencana Bali Resik dilaksanakan di lapangan Kerambitan ini, juga dirangkaikan Nyurat Aksara Bali festival Kerambitan 5 tahun 2019 yang di ikuti siswa- siswi tingkat SD, SMP dan SMA. “ melalui nyurat aksara ini di harapkan mampu membangkitkan motivasi para siswa-siswi untuk lebih mencintai warisan leluhurnya serta memelihara kesucian dan Taksu Bali,” ungkapnya. (mp/rls)