Gelombang Tinggi, Nelayan Tak Melaut

88

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Sejumlah nelayan di Tabanan tidak bisa melaut. Pasalnya gelombang tinggi terjadi sekitar pekan belakangan ini. Puluhan nelayan terpaksa menyadarkan perahunya akibat gelombang pasang tersebut.

DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesai (HNSI) Kabupaten Tabanan, I Ketut Arsanayasa mengatakan, jumlah nelayan yang tidak bisa melaut lebih dari 1.100 nelayan.

“Nelayan ini tersebar di 12 desa pesisir di 6 Kecamatan dari pantai Nyanyi hingga ujung barat Tabanan, yakni pantai Selabih,” ujarnya, Kamis (19/07/2018).

Pihaknya pun telah menghimbau kepada para nelayan agar jangan melaut, karena melihat dari cuaca buruk ini. “Nelayan yang tidak bisa melaut terbanyak ada di pantai Yeh Gangga,” sebutnya.

Selama tidak melaut pihaknya menyarankan agar mengamankan alat tangkap dan jangan ditaruh di dekat pantai. “Kita perkirakan cuaca laut selatan Bali Rabu dan Kamis depan gelombang tinggi melebihi hari ini,” katanya.

Lebih lanjut menambahkan, selama seminggu kedepan ini, para nelayan diimbau untuk memperbaiki alat tangkap. Karena bulan Agustus depan, memasuki musim tangkap lobster

“Gelombang tinggi ini di laut selatan adalah siklus tahunan. Sehingga beberapa Nelayan membawa jurang pulang jukungnya untuk diperbaiki. Mengecat jukungnya supaya baru dan menarik,” tutupnya. (ka)