Gubernur Koster, BCSF Ikut Berkontribusi untuk Wujudkan Bali Mandiri Energi

131
Gubernur Koster saat menerima audiensi Bali Center of Sustainable Finance (BCSF) Universitas Udayana, di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (24/1/2019).

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Provinsi Bali dibawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) serius menjadikan Bali mandiri energi serta menjadikan Bali yang bersih, indah dan hijau.

Untuk itu, Gubernur Bali meminta agar Bali Center of Sustainable Finance (BCSF) yang merupakan pusat riset dibawah Universitas Udayana sebagai lembaga yang mengeluarkan hasil-hasil study dalam mendukung pemerintah Pusat (keuangan berkelanjutan) maupun Daerah (Bali) untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan rencana tersebut.

Kebetulan, pada kesempatan tersebut, hadir pula Indonesia Clean Energy Development (ICED) yang merupakan mitra BCSF.

Hal ini disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi Bali Center of Sustainable Finance (BCSF) Universitas Udayana, di Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (24/1/2019).

“Bali itu sudah harus mandiri secara energi, dan energi tersebut adalah harus energi yang ramah lingkungan. Untuk mewujudkan itu, semua pembangkit listrik diesel yang ada di Bali saat ini harus diganti menjadi gas atau energy terbarukan. Kebetulan ada dari BCSF, Saya harap bisa ikut membantu program ini agar bisa terwujud ” kata Gubernur Koster.

Ditambahkan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, bahkan untuk mewujudkan hal itu, Pemprov Bali saat ini tengah merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUEB) dan akan diikuti penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pengelolaan Energi Bersih di Provinsi Bali. Sehingga kedepannya Bali perlu mengupayakan terobosan serta pemanfaatan teknologi terbarukan yang dimiliki.

Lebih lanjut dikatakan Koster, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia sudah seharusnya memberikan pelayanan pariwisata yang berkualitas baik dari kualitas udara, air serta yang lainnya agar Bali tetap menjadi pilihan wisatawan.

“Bali kan menjadi tujuan pariwisata dunia, jadi wajib kita memberikan pelayanan pariwisata yang berkualitas kepada mereka. Mulai dari kualitas udara, air, makanan dan yang lainnya. Bahkan untuk mewujudkan itu, Saya ingin di Bali nanti menggunakan sepeda motor dan mobil listrik nantinya agar benar-benar green Bali ini,” imbuhnya.
Koster juga berharap agar BCSF menjadi pionir lembaga yang berfokus pada riset dan pengembangan berkelanjutan melalui kegiatan penelitian, pendampingan, dan penguatan baik kelembagaan maupun SDM.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Unud yang sudah berkontribusi pada pembentukan BCSF sehingga berperan bagi pembangunan nasional.(*amb)