Ibu dan Anak Ini Meregang Nyawa di Jalur Tengkorak, Begini Yang Terjadi

20

Tabanan, mediapelangi.com – Kecelakaan kembali terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk tepatnya di sebelah barat  PT Bumen Reja Abadi memasuki Banjar Megati Kelod, Desa Megati,Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Senin (23/10/2017) sekitar pukul 16.00.

Singkat kejadian sebuah sepeda motor honda DK-2779-VY  melaju dari barat menuju timur jurusan Gilimanuk menuju Denpasar. Sesampainya di TKP tiba-tiba dari belakang melaju truk fuso P-8232-ZN mendahului dari kiri sehingga pengendara sepeda motor atas nama I Made Adnyana (25) asal Desa Masing, Seririt, Buleleng kaget dan menghindar kekiri dan melintas di bahu jalan yang rusak dan menyebabkan sepeda motor tersebut terpelanting di bahu jalan sebelah kiri, pengendara sepeda motor jatuh kekiri sedangkan anak korban I Putu Suadnyana (2) dan Ni Ketut Yanti (19) yang diboncengnya jatuh kekanan dan terlindas roda belakang truk hingga meninggal dunia di TKP. Darah pun mengucur deras di jalan.

Truk kemudian kabur namun berhasil diamankan di daerah Pucuk, Desa Bantas. Selanjutnya sopir truk I Made Juniarta (33) warga Banjar Jemberana, Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Tabanan diamankan ke Polres Tabanan.

Akibannya sepeda motor korban mengalami kerusakan pada batok kepala,dan pedal sebelah kanan bengkok. Sedangkan Truk fuso  tidak mengalami kerusakan namun terdapat bercak darah pada roda belakang sebelah kiri.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ni Kadek Citra Dewi Suparwati membenarkan perihal kecelakaan maut tersebut. Ia mengatakan jika saat ini sopir truk masih dimintai keterangan. “Sopir truk masih kita mintai keterangan di Polres Tabanan.

Dugaan sementara pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat mendahului kendaraan truk dari sebelah kiri sehingga terpleset selanjutnya oleng dan jatuh ke badan jalan tepat didepan roda depan kiri truk tersebut sehingga tergilas oleh roda belakang kiri truk,” ujarnya. (mp/ay)