Ibu Pembuang Bayi Pendarahan Dirawat di BRSUD Tabanan

100

TABANANA, MEDIAPELANGI.com-Tersangka pelaku pembuang bayi,Kadek Srina (21) asal Seririt,Buleleng,harus menjalani perwatan. Pelaku yang tega membuang bayinya,dirawat kini di Rumah Sakit Umum Tabanan,karena mengalami pendarahan.

Sebelumnya,pelaku ini sempat diamankan di Polsek Marga.Namun karena pelaku mengalami pendarahan setelah melahirkan anaknya, terpaksa dibawa ke rumah sakit. Sedang bayi yang di tinggal di depan kamar tidur milik I Putu Alit Martawan(31) Banjar Dinas Cau Belayu, Marga, hingga kini masih dirawat di BRSUD Tabanan,” ungkap Kapolsek Marga AKP I Wayan Sudita.Kamis(8/3/2018).

Menurut Kapolsek saat ini pelaku belum bisa menjalani pemerikasaan,setelah berhasil diamankan Rabu sore di tempat kosnya di Denpasar,pelaku langsung kami bawa ke BRSUD Tabanan karena mengalami pendaraan sehabis melahirkan.Dari informasi awal bahwa pelaku saat melahirkan sendiri tidak ada yang membantunya dan langsung pelaku bawa ke rumah pacarnya di Banjar Cau Belayu,”terang Sudita.

Sementara itu menurut Kepala Bidang Pelayanan Medik BRSUD Tabanan dr Gede Sudiarta membenarkan telah menerima seorang pasien yang diduga ibu bayi yang diantar oleh Petugas Kepolisian untuk menjalani visum dan ada pendarahan sehabis melahirkan.Karena ada robekan di jalan lahir dengan robekan cukup lebar dan ini cukup berbahaya dan harus mendapatkan perawatan.

Saat ini kondisi pasien stabil,sementara itu usia hamilnya sudah cukup dan malahkan melebihi umur kehamilan jika dilihat dari fisik bayi yang dilahirkan.Sementara itu panjang 5,5 meter dengan berat 3 kg.

Seperti diberitakan sebelumnya Seorang bayi berjenis kelamin perempuan seberat 3 Kg yang tidak berdosa dibuang oleh orang tak dikenal di depan pintu kamar tidur di Banjar Cau,Desa Cau Belayu, Marga,Tabanan.Bayi tersebut ditemukan I Putu Alit Martawan Selasa (7/3) sekitar pukul 22.20 di kamar tidur di Banjar Cau,Desa Cau Belayu, Marga,Tabanan.

Kala itu Martawan sedang berada dikamar tidurnya.Kemudian mendengar suara seseorang mengetuk pintu kamarnya sebanyak 3 kali.Namun hal itu tidak dihiraukan.Mengira adiknya yang bernama Adi Surya biasa bercanda. Sekitar 5 menit kemudian,setelah pintu diketuk Martawan mau buang air.

Saat membuka pintu Martawan merasa kaget karena melihat ada dua bungkusan baju kaos warna biru dongker berisi bayi dan bungkusan 1 tas kresek warna hitam berisi ari-ari(eka)