IKBL Tabanan, Galang Dana Peduli Gempa Lombok

251
foto - ist - Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBL) yang bekerja sama dengan Jaringan Pengusaha Mulim Tabanan (JPMI), Jamu Taqwa Cinta Masjid dan para pelajar islam di Tabanan menggelar aksi penggalangan dana. Di Jalan IR Soekarno, Tabanan, Kamis (9/8/2018).

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBL) yang bekerja sama dengan Jaringan Pengusaha Mulim Tabanan (JPMI), Jamu Taqwa Cinta Masjid dan para pelajar islam di Tabanan menggelar aksi penggalangan dana. Di Jalan IR Soekarno, Tabanan, Kamis (9/8/2018).

Penggalangan dana dilakukan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian setelah gempa di Lombok mengakibatkan kerusakan hingga jatuhnya korban jiwa.

Ketua IKBL Tabanan Rizal Yasri mengatakan aksi yang dilakukan yang tersebar di beberapa titik jalanprotokol yang ada di Tabanan. Selain menyasar jalan protoko, aksi penggalangan dana juga menyasar  sekolah-sekolah, masjid dan pusat keramaian yang ada di Tabanan.

Penggalangan dana melibatkan IKBL, JPMI, IPHI Tabanan, jamu Tagwa Cinta Masjid, dan para pelajar di sekolah Islam Bali Bina Insani Kerambitan, Tabanan.

“Ini adalah bentuk kepedulian sosial kami, dan diharapkan dapat mengurangi beban para saudara kita di Lombok Utara, NTB yang mengalami musibah,” katanya.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada setiap pengguna jalan yang telah berpartisipasi masyarakat Tabanan yang sudah luar biasa menyumbangkan sedikit rejekinya untuk korban gempa,” tuturnya.

“Dana yang terkumpul, nantinya akan kita serahkan langsung ke korban gempa yang berada di Lombok Utara. Tetapi dana tersebut akan dikumpulkan terlebih dahulu di posko induk korban gempa Lombok di Jalan Bay Pas Ir. Soekarno Nomor 32 Tabanan,” jelasnya.

Rencana Jumat (10/8) IKBL akan turun ke jalan kembali. Kemudian menyasar pasar Tabanan, sekolah-sekolah dan masjid-masijd di Tabanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempabumi berkekuatan 7 SR mengguncang Lombok, NTB, Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WITA hingga 19.46 WITA. Gempa ini menewaskan lebih dari 100 orang dan ribuan warga mengungsi. (ka)