Ikuti Malaysia World Dragon and Lion Dance Championship 2018, Atlet Liong Bali Dilepas

173

DENPASAR, MEDIAPELANGI.COM — Setelah sukses di berbagai kejuaraan tingkat nasional, Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) akan berangkat menuju Negeri Jiran mengikuti kejuaraan dunia Malaysia World Dragon and Lion Dance Championship 2018, 16-17 Juni mendatang.

Sebanyak 17 atlet yang terdiri dari 11 atlet liong (naga) dan enam pemain barongsai akan dikirim berjuang membela Tim Merah Putih menaklukkan tim tuan rumah Malaysia dan beberapa negara Asia lain seperti Tiongkok, Singapura, Vietnam, Hongkong, dan Myanmar.

Dalam Kejuaraan Dunia Liong dan Barongsai Malaysia tersebut, Bali patut berbangga karena tim liong asal Bali dipercaya untuk kelima kalinya mewakili Indonesia. Sementara enam atlet dari Bangka Belitung dipercaya memperkuat barisan tim barongsai.

Sebanyak 11 orang pemain liong PLSBI Bali telah dilepas secara seremonial di kawasan Jalan Soputan, Denpasar Barat, Selasa (12/06/2018) malam. Acara dihadiri Ketua PLBSI Bali Alam Wijaya, Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi didampingi Wasekum I Made Suantina, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta yang diwakili Bagus Suwitra Wirawan, Kadispora Bali, tokoh masyarakat, dan beberapa pejabat lainnya.

Sebelas orang di tim Liong merupakan atlet Bali yang telah mengikuti serangkaian pelatihan singkat. “Kami sudah siapkan latihan rutin. Persiapan kejuaraan selama kurang lebih empat minggu setiap malam di Lapangan Renon. Lapangan terbuka dipilih dikarenakan kami belum memiliki fasilitas tempat latihan,” ujar Ketua PLBSI Bali, Alam Wijaya, di sela-sela acara pelepasan.

Alam Wijaya mengatakan, tim PLBSI pusat menargetkan tim liong dan barongsai Indonesia dapat bertengger di tiga besar pada ajang bergengsi tahunan itu. Menurutnya, perjuangan keras PLBSI selama ini mesti dibayar dengan menuntaskan target secara mulus.

Bahkan, pihaknya telah menunjukkan kerja keras dengan melakukan pendanaan secara mandiri lewat pengadaan bazaar. Tujuannya guna menutupi pengadaan dana latihan hingga biaya berangkat ke Malaysia.

“Dengan segala keterbatasan tempat latihan dan pembinaan atlet seadanya, serta biaya tiket keberangkatan pulang pergi Bali-Malaysia, maka muncul ide untuk menggalang dana lewat kupon Bazaar untuk menutupi biaya keberangkatan,” ungkap Alam dan mengatakan, kali ini, Indonesia mengirim dua katagori, yakni kategori liong naga tradisional (acrobatic) dan kategori Liong malam/lampu ultraviolet (Luminous).

Sebelumnya prestasi gemilang pernah diraih PLBSI Bali, di antaranya pernah mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Oktober 2015 Bali meraih peringkat tiga nasional kategori Liong Tradisional, Hongkong World Dragon Dance Luminous Championship Januari 2016, The Association For International Sport All (Tafisa) di Jakarta Oktober 2016. World Dragon Dance Championship, dan eksibisi Kejuaraan Barongsai tradisional tingkat nasional pada Swayamvara Tripitaka Gatha ke X di Magelang, September 2017. (ka)