Jadi Korban Penebasan, Made Gangga Alami Luka Robek

575
Dua pelaku diamankan ke Mapolres Tabanan diminta keterangan. (Ist)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – I Made Gangga Gamulya (16) warga yang beralamat di Banjar Babahan Kawan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan mengalami luka robek pada bagian kakinya setelah menjadi korban penebasan oleh temannya di Jalan Sudirman, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan, Sabtu (4/1/2020) malam.

Saat ini polisi masih menyelidiki motif pelaku hingga tega menebas korban menggunakan sabit.

Korban mengalami luka karena ditebas dengan arit (sabit) setelah dikeroyok oleh Andreas Corsini Jemagu alias Kondro (18) yang dibantu temannya bernama Eliyas (21). Peristiwa tersebut ditenggarai karena masalah utang piutang antara korban dan pelaku.

Berdasarkan informasi di lapangan peristiwa penebasan terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, di mana pelaku Kondro baru saja usai menonton joged atau tarian tradisional Bali. Setelah sampai di rumahnya di Jalan Hasanudin, Tabanan, pelaku ini sempat bertemu dengan temannya yang bersama Ningsih dan Dewi.

Mereka kemudian menyampaikan bahwa korban sempat mencarinya. Setelah mendengar informasi tersebut, tampaknya pelaku merasa jengkel dan langsung naik pitam dan mengambil sabit di rumahnya. Pelaku Kondro bersama Eliyas kemudian balik ke Dangin Carik untuk mencari korban.

Baca Juga:  Diduga Sopir Mabuk Avansa Tabrak Pemotor Bawa Bensin, Mayun Alami Luka Bakar

Sesampainya di lokasi, tepatnya  di depan gudang Kantor Pajak dua pelaku ini melihat korban sedang melintas dan kemudian menyetop korban di sebelah barat lapangan Alit Saputra.

Seketika pelaku Eliyas turun dari sepeda motor dan langsung menarik kerah baju korban. Setelah itu, korban pun terjatuh dan pelaku Kondro langsung menebas bagian kaki kanan korban.

Merasa sudah puas, kedua pelaku ini pun kemudian kabur menuju tempat temannya alias bersembunyi.

Sedangkan korban yang berasal dari Desa Babahan, Kecamatan Penebel ini sudah diselamatkan oleh rekannya dan dilarikan ke IGD BRSU Tabanan untuk mendapatkan penanganan medis. Keluarga korban pun tak terima, I Made Asmarayasa (47) kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Tabanan.

Berbekal informasi tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tabanan kemudian melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku. Polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku yang berada di Jalan Majapahit, Desa Dajan Peken Tabanan. Dua pelaku kemudian berhasil diamankan dan digiring ke Mapolres Tabanan untuk diminta keterangan lebih lanjut. ,” ungkap Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Made Budiarta, Minggu (5/1/2020).

Baca Juga:  Kintamani Chinese Festival 2020 Kembali Digelar

Menurut dia, pelaku merasa jengkel karena sebelumnya sempat dicari oleh korban. Setelah itu pelaku mengambil sabit dan mencari korban kemudian menebaskan di bagian kaki kanan.

“Tersinggung karena di cari oleh korban infonya. Pelaku menebas kaki kanan korban dengan sabit,” imbuhnya.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu buah sabit dan sepeda motor Honda Beat diamankan ke Mapolres Tabanan. Kedua pelaku juga saat ini sedang diinterogasi oleh penyidik Satreskrim Polres Tabanan.

“Korban mengalami luka robek pada kaki sebelah kanan dan luka lecet pada kedua jari jari kakinya. Sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sedangkan kedua pelaku sedang di Polres Tabanan untuk menjalani pemeriksaan.Sedangkan mengenai motifnya kita masih lakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku,” tandasnya.(mp/ka)