Jelang Idul Adha, Disnak Jembrana Gelar Sidak Hewan Kurban

398

Jembrana,mediapelangi.com-Dinas Peternakan Kabupaten Jembrana, melakukan sidak pemeriksaan hewan kurban di  beberapa penjual hewan di wilayah Kabupaten Jembaran, Senin(28/08/2017). Sidak ini untuk mengantisipasi peredaran hewan ternak tidak layak  menjelang Idul Adha. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan fisik,serta umur hewan ternak.

Satu-persatu hewan ternak yang ada di tempat penjualan hewan tersebut diperiksa dengan teliti oleh petugas. Pemeriksaan hewan ternak ini, meliputi pemeriksaan gigi, untuk melihat umur hewan ternak dan pemeriksaan kesehatan tubuh seperti, mata, telinga, lidah serta alat kelamin, yang menjadi syarat sahnya dijadikan hewan kurban.

Menurut Petugas Kesehatan Hewan Disnak Jembarana DRH Adhi Adnyana dalam sidak yang dilakukan kali ini,dari hasil pemeriksaan puluhan hewan kurban yang dijual dikabupaten jembrana tidak mengidap penyakit dan layak untuk dijadikan kurban.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Serius Tangani Limbah Penanganan Covid-19

Dari hasil pemeriksaan tadi semua sehat dan layak dipotong. Baik dari segi umur juga siap dipotong. Tadi juga memeriksa kesehatan kambing yang nantu akan di salurkan ke masjid. Itu masih sehat dari hasil pemeriksaan antomorthem,dan nantinya akan ditindak lanjuti dengan pemeriksaan fost morthem,”ujarnya.

Haji Fathur Mobin salah seorang penyedia hewan kurban jenis kambing mengaku menjamin kesehatan kambing kurban yang akan ia jual.Ia pun selalu berkoordinasi dengan Dokter hewan dari Dinas Peternakan jika menemukan adanya kambing yang sakit agar segera diberikan penanganan,jika sewaktu-waktu ada kambing yang sakit untuk diberikan obat,jika kita beli kambing yang sehat dipeternak,jika ada kambing yang mengalami pilek itu akibat dari cuaca itu sudah biasa,”ungkap Haji Fathur.

Baca Juga:  Update Corona 24 Mei di Jembrana: Satu PMI Positif Covid-19

Dinas Peternakan Kabupaten Jembrana mengaku akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban berupa pemeriksaan organ dalam hewan kurban saat di potong nanti pada 1 September mendatang.Pemeriksaan organ dalam ini dilakukan guna memastikan hewan kurban yang dipotong benar-benar sehat dan serta dagingnya aman untuk dikonsumsi.(*mp).