Jumlah Positif Corona di Jembrana Stagnan, Pasien PDP Bertambah

453
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha,MPH dalam keterangan persnya, Minggu (3/5/2020) di Posko Gugus Tugas Jembrana. (foto-humas)

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Jembrana menunjukan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah.

Jumlah kasus ODP Covid-19 di Kabupaten Jembrana pada Minggu (3/5/2020) ini, mencapai 181 orang. Sebanyak   143 orang telah selesai masa pemantauan atau dinyatakan sembuh dan 38 lainnya masih dalam proses pemantauan.

Sementara jumlah PDP di Kabupaten Jembrana bertambah menjadi 29 orang.

PDP yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang dan tiga orang masih dirawat di RSU Negara.

Adapun angka pasien positif Covid-19 di Jembrana  cenderung stagnan.

Kabar baiknya, selama lebih dari sepekan tidak ada penambahan kasus positif.  Saat ini tercatat ada 11 pasien positif 3 orang masih  dalam perawatan, dan 8  orang telah dinyatakan sembuh.

Hal itu disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha,MPH dalam keterangan persnya, Minggu (3/5/2020) di Posko Gugus Tugas Jembrana.

Baca Juga:  Update Corona 22 Mei: Seorang Anak Positif Covid-19

“Untuk kasus PDP Ada penambahan 2 orang. 1 merupakan warga PMI asal Desa Perancak. Sedangkan satu lagi profesinya guru beralamat didesa Baluk. Pasien ini  rujukan dari salah satu RS Swasta di Jembrana dengan gejala klinis panas badan tinggi.

Dari pemeriksaan laboratorium di Rumah sakit swasta itu, pasien tersebut juga ada indikasi terinfeksi Dengue ditandai turunnya kadar  trombosit, “papar Arisantha.

Ia menambahkan, status  keduanya  dinyatakan PDP dari rapid test dilakukan menunjukkan reaktif positif. “ Saat ini keduanya sudah dirawat diruang isolasi RSU Negara menunggu hasil pengambilan swab. Test swab rencana diambil Senin ( 4/5/2020) esok hari ,“ kata Arisantha.

Lebih lanjut kembali ditekankannya, untuk menentukan status pasien apakah terkonfirmasi positif covid- 19 atau tidak , tetap harus menunggu hasil pemeriksaan mengunakan metode PCR melalui pengambilan sampel swab. Sesuai protokol covid-19, sambil menunggu hasil swab  keduanya tetap dimasukkan ke ruang isolasi guna mendapatkan penanganan lanjutan.

Sementara untuk Pekerja Migran Indonesia( PMI ) yang sudah menyelesaikan karantina sebanyak 116 orang. Mereka dipulangkan setelah dinyatakan sehat dan menyelesaikan isolasi diri selama 14 hari.

Baca Juga:  Penggunaan Air PDAM Tabanan Meningkat Sejak Pandemi Covid-19

“Hingga hari ini, total jumlah PMI di Jembrana yang menjalani karantina sebanyak 182 orang.Termasuk hari ini sudah masuk sebanyak 15 orang , langsung ditempatkan di Hotel Bali Sunset di Desa Baluk sebagai rumah singgah kelima yang disiapkan Pemkab Jembrana ,” kata Arisantha.

Terkait penanganan pendatang dari pintu masuk pelabuhan Gilimanuk, pihaknya masih tetap  melakukan deteksi dini penanggulangan covid-19 melalui rapid test.

Dari data yang dihimpun gugus tugas , test rapid sudah dilakukan sebanyak 6808 , dimana hasilnya 17 orang dinyatakan reaktif. “ Dari jumlah itu 3 orang merupakan warga Jembrana sudah langsung dirujuk ke RSU Negara. Sedangkan sisanya ada yang merupakan warga Denpasar dan Gianyar serta luar provinsi Bali. Bagi yang dinyatakan reaktif dari Pulau Jawa, sesuai prosedur gugus tugas provinsi langsung kami pulangkan,“pungkasnya. (*mp/ abhi/humas Jembrana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here