Kapolres Jamin Keamanan Siswa Papua di Tabanan

135
Kapolres Tabanan AKBP I.Made Sinar Subawa , S.I.K, M.H

TABANAN, MEDIAPELANGI.com –  Kapolres Tabanan AKBP I.Made Sinar Subawa , S.I.K, M.H  menjamin keamanan puluhan siswa asal Papua di Kabupaten Tabanan “Kita telah beberapa kali melaksanakan kegiatan dengan melibatkan siswa asal Papua  seperti dilakukan sambang, tatap muka yang dilakukan oleh Sat Binmas ,”kata Kapolres, Rabu (11/9/2019).

Dari kegiatan tersebut, diketahui para siswa asal Papua justru merasa betah tinggal di Tabanan, dapat mengikuti pendidikan serta dapat berbaur dengan anak anak sekolah ditempat mereka mengenyam pendidikan.

Siswa Papua yang tinggal di wilayah Tabanan, diminta tidak merasa resah ataupun takut terkait keamanan, terutama warga Papua yang masih duduk di bangku sekolah maupun berstatus pelajar.  “Toleransi antar warga di Kabupaten Tabanan selama ini sangat tinggi. Tidak pernah terjadi konflik SARA antar warga,” paparnya.

Baca Juga:  Tiga Cabup dan Delapan Cawabup Tabanan, Ambil Formulir di PDIP

Saat  ini terdapat 21 siswa asal Papua di Kabupaten Tabanan  mereka tersebar di sejumlah sekolah seperti, di SMA Negeri I  Kediri 8 orang, SMKN 1 Tabanan  3  orang dan SMA 2 Tabanan 10 orang. “Dalam sejumlah kegiatan, siswa asal Papua ini  mengaku sudah beradaptasi dengan lingkungan sehingga merasa nyaman dan betah di Tabanan ” tegasnya.

Jaminan keamanan yang diberikan Polres Tabanan  tersebut bukan isapan jempol belaka. Hal ini juga diakui, oleh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  ( SMKN  )  1 Tabanan   I Wayan Sudarsana S.Pd , M.Si,  siswa asal Papua mengaku betah tinggal di Kabupaten Tabanan mereka dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik  “Hubungan siswa lokal  dengan siswa asal  Papua selama ini terjalin dengan bagus” ungkap I Wayan Sudarsana

Baca Juga:  Wabup Sanjaya Hadiri Persembahyangan di Banjar Pengayehan

Sekolah adalah sebagai wahana untuk menempuh pendidikan hendaknya digunakan hanya untuk tujuan Pendidikan tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan, Oleh karena itu, setiap pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan berkewajiban untuk menciptakan sekolah sebagai wawasan wiyatamandala (lingkungan pendidikan pengajaran). “Di SMKN 1 Tabanan  saat ini terdapat 3 orang siswa asal Papua,”akunya.

Sudarsana menambahkan,  selama mereka mengenyam pandidikan di SMKN   1 Tabanan, mereka taat terhadap aturan, aktif dalam kegiatan belajar mengajar dan bersosialisasi dengan baik dengan teman-teman di lingkungannya. “Mereka tidak pernah bermasalah, dan sangat di terima teman-temannya, sehingga mereka kerasan bersekolah disini,” jelasnya. (mp)