Kerap Beaksi di Parkiran, Kompolotan Curanmor Asal NTT Diringkus

2104
Curanmor
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya saat ekspose kasus pencurian sepeda motor di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis (9/5/2019)

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan meringkus enam orang komplotan pencuri sepeda motor asal Sumba Barat Daya. Salah satu pelaku nyaris meregang nyawa saat timah panas petugas kepolisian menerjang pinggangnya.

“Dari tangan pelaku kita mengamankan barang bukti sebanyak 10 unit sepeda motor hasil kejahatan,” jelas Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya saat ekspose kasus pencurian sepeda motor di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis (9/5/2019).

Para pelaku masing-masing bernama Petrus Piro Mete (28), Paulus Pati Kondo (27), Yohanes Helu Ngara (23), Ruben Bali Mema (31), Markus Tanggu (27) dan Steven Kaldo (16) bisa dikatakan cukup pandai dalam mencari sasaran. Mereka banyak menyasar areal parkir sepeda motor yang dekat dengan pinggir pantai di daerah Sanur.

“Sebagian besar sepeda motor yang hilang tengah diparkir di areal parkir pantai Sanur. Motor tersebut ditinggal pemiliknya menyeberang ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Karena pengamanan di seputar lokasi kurang, hal itu dimanfaatkan oleh pelaku,” jelas Kapolsek.

Pengungkapan kasus berawal saat polisi menerima laporan pencurian sepeda motor di yang tengah diparkir di depan mesin ATM Mandiri yang berada di areal pantai Sanur, Denpasar Selatan, Senin (25/4/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Lima hari melakukan pemantauan atau tepatnya, Sabtu (30/4/2019), buser Reskrim Polsek Denpasar Selatan mencurigai Petrus Piro Mete dan Paulus Pati Kondo yang tengah mondar mandir di TKP. Ketika digeledah, petugas menemukan beberapa lembar STNK dan kunci sepeda motor di dalam tas Kompek yang dibawa Petrus.

Saat diinterogasi, keduanya mengaku sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor di tempat tersebut. Polisi yang melakukan pengembangan kembali menangkap empat orang pelaku lain. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti 10 unit sepeda motor.

“Jadi modusnya, pelaku memutus kabel kontak dari sepeda motor, kemudian disambung kembali untuk menghidupkan sepeda motor tersebut. Selain itu, mereka juga menggunakan kunci palsu,” ucap Kapolsek. (aw)