Konsep Edukasi, Diskoperindag Jembrana Pamerkan Produk Unggulan Di Hari Jadi Kota Negara Ke-123

185
Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budiartha (pake udeng batik) di sela – sela peninjauan stand pameran, Kamis (16/8/2018) malam.

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Hari Jadi Kota Negara ke- 123 semua Dinas terkait, menggelar keunggulan Dinas masing-masing salah satunya Dinas Koperasi Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten  Jembrana menggelar produk unggulan UMKM.

Pameran kerajinan dan industri serta festival kuliner ini diselenggarakan selama lebih dari 9 hari mulai 12 Agustus 2018 yang berlokasi di parkir belakang Kantor Bupati Jembrana. Pameran kerajinan dan industri serta festival kuliner tahun ini diikuti oleh 210 UMKM  dari dalam dan luar Kabupaten Jembrana.

Dalam pemeran ini Pemerintah Kabupaten Jembrana menyiapkan sebanyak 113 stand yang terdiri dari 80 stand untuk kerajinan dan industry 25 stand untuk olahan pangan dan kuliner, serta 8 stand untuk Instansi, OPD, BUMN dan swasta.

Jika konsep tahun lalu hanya menonjolkan promosi saja, dalam pameran tahun ini Kadis Koperindag Jembrana memadukan dengan konsep edukasi dan penjualan.

Dengan menerapkan konsep tersebut dalam pameran tahun ini diharapkan mampu memajukan dan mengangkat nilai jual dari produk UMKM  tersebut.

Bahkan proses edukasi mulai dari pengenalan bahan baku, proses, peralatan, teknis pembuatan, seni, serta sentuhan kearifan lokal dalam suatu proses pembuatan produk UMKM ini sangat penting sehingga pelanggan atau konsumen dapat memahami proses pembuatan produk tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli,”kata Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budiartha di sela – sela peninjauan stand pameran, Kamis (16/8/2018) malam.

Dikatakan Budiartha, guna menangkat daya saing produk UMKM yang ada dikabupaten Jembrana. Dinas Koperindag Jembrana juga telah melakukan berbagai upaya salah satunya mempatenkan hasil karya para pelaku UMKM yang ada.

Ditambahkan selain untuk melestarikan motive yang sudah ada kami juga dorong untuk bisa menghasilkan motive baru. Kemudian kita coba patenkan apa yang menjadi ide kreasi dari UMKM kita sehingga idak dibajak atau dipalsukan Negara lain. Itulah cara kami mengangkat daya saing produk UMKM Jembrana sehingga nanti mereka punya identitas sendiri,”jelas Budiartha.

foto – Kadis Koperindag Jembrana Made Gede Budiartha (kanan) memperlihatkan produk UMKM Jembrana

Dengan adanya pameran ini menurut salah satu peserta Made Subudi mengaku bisa mempromosikan hasil kerajinan dari barang bekas miliknya sehingga nantinya bisa ditiru oleh generasi muda demi kelestarian lingkungan.

Dirinya juga berharap setelah mengikuti pameran ini produk kerajinan yang ia buat akan lebih dikenal masyarakat sehingga mampu mendatangkan omzet yang lebih besar. Disamping itu bisa  memberikan motifasi kepada generasi muda untuk creative menemukan sesuatu apa ide yang bisa kita perbuat. Agar anak muda bisa mempunyai pikiran dia bisa mengkuti pameran dari barang bekas.

Selain sebagai ajang promosi produk kerajinan dan industri bagi UMKM dikabupaten Jembrana, dalam pameran ini Dinas Koperindag Jembrana juga memperkenalkan program si koncer atau si konsumen cerdas lewat stand kuliner yang ada.

Sehingga diharapkan dengan program si koncer ini masyarakat lebih cerdas dalam memilih produk makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi. (*mp).