Koster-Ace Gagas Wisata Bahari dan Pusat Kuliner Seafood di Denpasar

49
foto - ist - Koster- Ace Tatap muka dengan Kelompok Nelayan Simbar Segara Pemogan, Denpasar.

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) menggagas pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. Hal itu disampaikan Wayan Koster didampingi Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat tatap muka dengan Kelompok Nelayan Simbar Segara Pemogan, Denpasar.

Menurutnya, Kota Denpasar amat potensial dikembangkan wisata bahari. Apalagi, Pulau Bali yang kecil bisa dijangkau hanya dalam hitungan jam. “Kami akan mengembangkan wisata bahari keliling Bali,” ujar Koster, Jumat (6/4/2018).

Nantinya akan dipetakan terlebih dahulu titik-titik strategis untuk pengembangan wisata bahari. Titik-titik itu akan dihubungkan untuk menggairahkan potensi pengembangan pariwisata di Kota Denpasar. “Nanti dicek di mana ada terumbu karang, ikan hias dan lainnya. Nanti dibuatkan rutenya, roadmap-nya keliling Bali. Saya kira tidak lama itu keliling Bali. Bali ini kecil,” ujarnya.

Untuk itu, ia tengah mengupayakan penataan kawasan pesisir yang melibatkan para ahli di bidang perikanan, kelautan dan arsitektur, utamanya dari Universitas Udayana. Tujuannya, agar kawasan pesisir dapat tertata dengan baik dan terintegrasi mulai dari hulu dan hilir. “Desain penataan kawasan pesisir segera dibuatkan. Jadi dari hulu sampai hilir kita kembangkan dan tuntas dari dan oleh kita sendiri,” tuturnya.

Di sisi lain, calon Wakil Gubernur Bali Cok Ace memaparkan potensi Kota Denpasar yang tak pernah digsrap dengan serius. Kota Denpasar, kata Cok Ace, memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Namun potensi itu tak dimanfaatkan dengan baik sebagaimana Kabupaten Badung mengembangkan Pasar Ikan Kedonganan dan pusat kuliner ikan di Jimbaran. “Denpasar ini potensial. Itu bisa dilakukan agar menambah nilai pendapatan bagi nelayan. Kenapa itu tidak dikembangkan dengan baik,” sesal Cok Ace.

Koster pun setuju dengan gagasan itu. Bahkan ia optimistis Kota Denpasar bisa menjadi pusat kuliner hasil laut seperti Kedonganan dan Jimbaran. “Masak kalah sama Kedonganan dan Jimbaran. Benar kata Cok Ace, ini potensi, tapi tidak dikembangkan. Kita akan buat seperti itu. Nanti yang nangkap ikan, yang punya warung, yan jualan, itu kelompok nelayan. Kita akan kembangkan itu. Modalnya dibantu pemerintah. Ayo kita tata di sini (Pemogan). Saya percaya ini bisa meningkatkan pendapatan bagi nelayan dan Kota Denpasar jadi sentra kuliner. Bisa ini kita lakukan,” demikian Koster.(mp)