Koster Siapkan Beasiswa Masuk Universitas Hingga Program Doktoral

28
foto - ist - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster menggelar simakrama dengan ratusan warga Desa Pakraman Pangi, Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Rabu(9/5/2018)

KLUNGKUNG, MEDIAPELANGI.com – Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster menggelar simakrama dengan ratusan warga Desa Pakraman Pangi, Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Hadir pada kesempatan itu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung nomor urut 1, Cokorda Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA), Sekretaris Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali, IGN Alit Kesuma Kelakan, jajaran partai pengusung, sejumlah fungsionaris PDI Perjuangan dan sejumlah tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Koster memaparkan sejumlah program kerjanya yan dibalut dalam konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Salah satu yan menjadi penekanannya adalah di bidan pendidikan, di mana Koster ingin pendidikan dasar menengah dengan wajib belajsr 12 tahun gratis dimulai tahun depan. “Betul-betul gratis dia didanai APBD, sehingga tak ada lagi pungutan dari sekolah,” kata Koster di Bale Sarwaa Guna Desa Pakraman Pangi, Rabu (9/5/2018).

Bagi mahasiswa berprestasi di seluruh Bali, Koster melanjutkan, yang memiliki IPK (Indeks Preatasi Komulatif) yang cukup baik akan diberikan beasiswa untuk dapat melanjutkan program pendidikan S2 bahkan hingga S3. “Didanai penuh nantinya baik di dalam maupun di luar negeri. Tapi nanti setrlah selesai belajar harus pulang dia membangun Bali,” ujarnya.

Sementara bagi siswa SMA/SMK yang baru lukus, Koster juga menyiapkan anggaran beasiswa agar mereka bisa melanjutkan pendidikan tingkat tinggi baik negeri maupun swasta di Bali. “Sekarang itu lulusan SMA/SMK yang lulus dan masuk perguruan tinggi itu hanya 21 persen. Sisanya sebanyak 71 persen tidak melanjutkan. Rata-rata karena keterbatasan dana. Ke depan ini akan dikerjasamakan dengan universitas untuk mempermudah masuk perguruan tinggi degan beasiswa. Dananya dari APBD,” papar Koster.

Kerja sama dengan unversitas bisa dilakukan melalui sinergi program Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta dengan Pemprov Bali nantinya. Bisa saja program Tri Dharma Perguruan Tinggi dibantu melalui APBD sepanjang memberikan kontribusi bagi Prmprov Bali melalui program beasiawa agar lulusan SMA/SMK di Bali bisa melanjutkan masuk perguruan tinggi di Bali, baik swasta maupun negeri. (mp)