Laris Manis, 24 Tahun Setia Jualan Jamu Gendong

29
foto-Pedagang Jamu di Patung Wagimin,Tabanan

Tabanan,mediapelangi.com-Ditengah pesatnya perkembangan industri minuman herbal ektrak saaat ini, jamu gendong tradisional ternyata masih mampu bersaing. Disamping harganya terjangkau, warga gemar minum jamu gendong bukan hanya sekedar cita rasa saja, tetapi karena kasiatnya memang dirasakan langsung oleh pembeli seperti jamu sehat, jamu penambah tenaga dan sebagainya.

Salah satu penjul jamu gendong yang laris manis bisa kita jumpai di Jalan Pahlawan Tabanan tepatnya di areal Patung Pahlawan Wagimin-Debes. Pagi-pagi sekitar Pk. 06.00-09.00 Wita jika kita lewat di jalur itu pasti  kita melihat seorang ibu pedagang jamu gendong tradisional yang setia berjualan jamu di areal itu.

“Mbok Jamu “ asal Jawa Tengah itu mengaku sudah berjualan jamu keliling di seputar Tabanan sejak tahun 1993 silam atau kurang lebih saat ini sudah 24 tahun. Dan di areal patung Wagimin-Debes Ia mengaku sudah berjualan sejak 10 tahun lalu.

Diareal Patung Pahlawan tersebut pelanggannya lumayan banyak dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan, Ibu-ibu atau warga yang lagi duduk-diduk saat istirahat sehabis olahraga erobik atau bersepeda sehingga waktu berjualannya lebih banyak di tempat itu.

Jamu yang dijual berbagai jenis dengan kasiat bermacam-macam yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh, seperti jamu Kencur, Kunyit, Sambiloto atau jamu campur dengan tambahan madu atau telur ayam kampung. Tidak sedikit pelanggannya membeli jamu dalam botol plastik untuk dibawa pulang.

Ternyata pekerjaan apapun jika dilakukan dengan ulet dan tekun serta penuh rasa syukur pasti akan bisa menjadi tumpuan hidup.  Saat ditanya, “laris juga ya bu?” . Ya, syukuri saja pak, jawab si Mbok Jamu. (*/mp).